Teruslah Berlari San, Kenali Temanmu dan Hilangkan Racun Gadget

Sabtu, 31 Desember 2022 - 06:41 WIB
loading...
A A A
"Jadi melawan kecanduan gadget itu dengan aktifitas bermain. Anak-anak harus dolanan dan membiarkan mereka bermain dengan beraneka macam permainan yang mereka sukai," katanya.

Kecanduan gawai, katanya, menjadi sebuah racun bagi anak. Mereka akan pusing dan terus berontak ketika tak diberikan kesempatan untuk memegang gawai. "Makanya racun itu harus dikeluarkan pada anak. Ada satu hari khusus yang mereka harus didetoks untuk menghilangkan kecanduan itu," imbuhnya.

Semua permainan yang ada di KLG merupakan jenis tradisional. Permainan lintas generasi yang tak lekang oleh zaman. Permainan itu, bagi generasi saat ini masih menjadi hal yang baru. Pasalnya, di beberapa kota besar permainan itu sudah tak lagi terlihat di perkampungan.

"Kami coba melatih anak-anak kerjasama dan tanggung jawab melalui permainan itu. Mental mereka harus dikembalikan, racun dari gawai harus dikeluarkan," jelasnya.

Permainan seperti menangkap angsa, gobak sodor, melempar batu, gapiak sampai adu gundu memberikan satu edukasi pada anak untuk melatih kerjasama. Permainan itu tentu nggak bisa diperoleh ketika mereka bermain game digital di gadget.

Teruslah Berlari San, Kenali Temanmu dan Hilangkan Racun Gadget


Menjaga Literasi Anak

"Lemparlah mimpi setinggi langit, kalau pun terjatuh, biar bersandar diantara bintang-bintang," perkataan Presiden Pertama Indonesia, Soekarno itu selalu menghiasi angkasa di Indonesia. Menjaga anak-anak dengan mimpinya harus dilakukan oleh semua orang tua. Karena anak-anak adalah estafet kepemimpinan di negera ini.

Membiarkan gadget sebagai guru bagi anak-anak akan membawa sebuah generasi yang lupa akan akar sejarahnya. Mereka harus bisa memperoleh literasi sejak dini, literasi anak yang diperoleh dari permainan yang mereka sukai. Di tengah arus digital, anak-anak tetap harus bisa diajak untuk kreatif dan merawat mimpinya.

Sosiolog Anak Universitas Airlangga Surabaya, Bagong Suyanto menuturkan, ruang digital yang serba cepat menjadi pisau bermata dua bagi anak-anak. Arus yang tak bisa dibendung, namun bisa dikendalikan ketika sejak dini diberikan literasi yang baik pada anak.

"Bagaimana pun juga anak adalah peniru yang ulung. Mereka bisa dibentuk dan diajak untuk memahami kehidupan yang lebih baik dengan membentuk karakter mereka sejak dini," katanya.

Orang tua juga harus bisa memantau aktifitas digital anaknya. Sebab, mereka bisa terjebak dalam pengaruh digital yang lebih akut. Salah satunya melalui konten kekerasan dan pornografi.

"Anak-anak tetap harus bisa bermain. Tentu bukan lewat ponselnya, tapi juga aktifitas permainan yang dilakukan dengan teman sebayanya," jelasnya.

Kepala Perwakilan UNICEF Surabaya Ermi Ndoen mengatakan, anak-anak memiliki potensi yang besar ketika sejak dini sudah dikenalkan dengan dunia permainan yang disukai. Semua itu juga bisa merangsang sisi kreatifitas dan nalarnya untuk bisa terus berkembang.

"Literasi anak sejak dini sangat penting, karena banyak potensi anak yang bisa dikembangkan dalam usia emas mereka," jelasnya.

Baca juga: Kisah Serangan Berdarah Sekutu Sriwijaya saat Berlangsung Resepsi Pernikahan Airlangga

Langkah cadas yang dilakukan Irfandi dan teman-temannya di KLG mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Gerakan detoks pada kecanduan gawai bagi anak-anak itu pun mendapat apresiasi dari PT Astra International Tbk melalui penghargaan Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards 2021.

Irfandi terpilih menjadi finalis di ajang tersebut dalam kategori penggerak koservasi budaya melalui KLG. Melalui program di KLG bisa semakin berkembang dan menginspirasi banyak orang, terutama untuk menyelamatkan anak-anak dari kecanduan gawai menjadi pekerjaan gotong royong yang bisa dilakukan bersama.

Jalan terjal Irfandi masih terus dilalui. Cara mengeluarkan racun gadget pada anak bisa menjadi ketenangan bagi orang tua untuk mengembalikan keceriaan anak-anak. Ruang bermain anak tak akan bisa dikalahkan oleh gawai, dan anak adalah pondasi masa depan negeri ini.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Workshop di Makassar,...
Workshop di Makassar, Tri Tito Karnavian Ingatkan Orang Tua Wajib Hadir dalam Aktivitas Digital Anak
Bukan Sekadar Mainan,...
Bukan Sekadar Mainan, Lato-lato Bisa Lepaskan Anak dari Ketergantungan Gadget
Hindari Anak Kecanduan...
Hindari Anak Kecanduan Gadget, Pegiat Pendidikan Terapkan Metode Learning With Fun
Catat Tanggalnya! Infinix...
Catat Tanggalnya! Infinix Note 12 Siap Taklukkan Batas Sebentar Lagi
Kepala Desa Banyuanyar...
Kepala Desa Banyuanyar Apresiasi MNC Peduli Beri Pelatihan Pemanfaatan Gadget kepada Siswa SD
Siswa Ikut Pelatihan...
Siswa Ikut Pelatihan Pemanfaatan Gadget yang Digelar MNC Peduli, Keysha Nuraini Akui Sangat Bermanfaat
Generasi Muda Diingatkan...
Generasi Muda Diingatkan Bijak Gunakan Gadget dan Media Sosial, Jangan Abaikan Kewajiban
MacBook Air Makin Mahal,...
MacBook Air Makin Mahal, M1 Baru Rp8 Jutaan dan Bekas Rp6 Jutaan Masih Layak Dibeli?
Bukan Sekadar Batasi...
Bukan Sekadar Batasi Screen Time, Nova Nayla Bagikan Cara Bijak Mindful Parenting
Rekomendasi
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
Tok! PN Jaktim Terima...
Tok! PN Jaktim Terima Eksepsi Dokter Tifa, Persidangan Pembuktian Tak Dilanjut
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Berita Terkini
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved