Teruslah Berlari San, Kenali Temanmu dan Hilangkan Racun Gadget

Sabtu, 31 Desember 2022 - 06:41 WIB
loading...
Teruslah Berlari San,...
Anak-anak bermain di Kampung Lali Gadget untuk bisa menghilangkan racun dari kecanduan gawai. Foto/Ist.
A A A
Dahulu banyak orang tua yang ingin anaknya segera pulang ke rumah karena seharian bermain di lapangan. Kini, orang tua milenial bingung melihat anaknya tak mau keluar rumah. Mereka harus berhadapan dengan gadget, sebuah candu bagi anak yang sulit untuk dilepaskan.

Baca juga: Penggunaan Ponsel di Atas Pukul 7 Malam Sebabkan Gangguan Tidur pada Anak

"Bangun tidur yang dicari langsung hape, nggak mau langsung mandi. Kalau makan baru mau kalau ada hape, kan sulit," kata Irmaningtyas, salah satu orang tua.



Sepanjang hari ia selalu dibuat geram. Untuk bisa tidur siang saja, anaknya sudah tidak bisa. Bahkan, ia sampai lupa kapan terakhir kali anaknya mau tidur siang. "Gimana mau tidur, lha hape dilihat terus. Sampai sore, kalau diambil langsung teriak-teriak dan menangis," sambungnya.

Baca juga: Haus Seks, Guru Ngaji di Kalteng Setubuhi Santriwatinya hingga Trauma

Irmaningtyas tidak sendirian mengalami kondisi itu. Para ibu kini menghadapi musuh bersama, yakni gadget. Seperti pisau bermata dua, gadget yang dibelikan buat anaknya dengan tujuan untuk menjalani pendidikan daring kini sudah beralih fungsi.

Setiap pagi sampai malam, buah hatinya sulit untuk diajak berbicara. Karena kesehariannya yang sudah kecanduan ponsel. Berbagai game sampai konten youtube menjadi santapannya setiap hari. Gadget itu tak bisa dipisahkan sejenak saja.

Irmaningtyas cemas. Apalagi tidak seharian penuh ia bisa menjaga anaknya. Atau sekedar memastikan tayangan yang dilihat oleh anaknya yang masih duduk di bangku kelas 5 sekolah dasar itu. "Macam-macam yang dilihat, tapi kami selalu khawatir," jelasnya.

Masih pukul 05.00 WIB. Irmaningtyas sudah bergegas. Satu tas berwarna hitam sudah penuh dengan pakaian. Ia membuka pintu rumah dan bau segar langsung menyergap, sisa hujan semalam membuat tanah dan rumput di depan rumahnya basah. Embun pagi masih merambat di permukaaan anggrek yang di tanam di depan rumahnya yang ada di Pagesangan, Surabaya.

Baca juga: Penyidikan Dugaan Penistaan Agama Jalan Ditempat, Jemaat IRC Ngadu ke Polda Sumut

Ia sudah berkali-kali memanggil Sandi, anaknya, untuk keluar dari kamar. Sampai panggilan yang ke empat dilakukan, Irmaningtyas langsung bangkit dari kursi tamu dan mendatangi Sandi yang masih saja berada di dalam kamar. "Ayo nak, kita nanti terlambat kalau nggak berangkat sekarang!" seru Irmaningtyas sambil berjalan ke arah kamar anaknya.

Saat pintu kamar anaknya dibuka, ia mendapati Sandi duduk di pojok dekat jendela sambil bermain ponsel. Ia pun tak memperdulikan ketika ibunya masuk dan tetap fokus menatap gawainya.

Irmaningtyas tentu saja geram, apalagi ia berkali-kali memanggil dan tidak ada balasan. Padahal anak semata wayangnya itu berada di kamar. Spontan ia langsung mengambil ponsel dan mengajak anaknya keluar dari kamar.

Dari rumahnya yang ada di kawasan Pagesangan Surabaya, Siska mengajak Sandi untuk bermain ke Kampung Lali Gadget (KLG), Dusun Bendet, Pagerngumbuk, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo. Ia membutuhakan waktu sejam untuk bisa sampai di kawasan yang begitu tenang dengan pohon dan suasana yang sejuk.

Teruslah Berlari San, Kenali Temanmu dan Hilangkan Racun Gadget


Detoksifikasi dari Gadget

Sandi masih kebingungan ketika tiba di sebuah rumah joglo yang sudah penuh dengan anak-anak. Berkali-kali ia melemparkan pandangan ke arah anak-anak yang tertawa lepas sambil bermain ikat tali dan merangkai tanaman di dalam botol.

Di dalam pendopo yang berukuran 8x10 meter itu, Sandi langsung berkenalan dengan seorang anak bernama Rizky Pratama. Sandi masih merasa asing ketika Rizky menawarinya untuk bermain gasing. "Sudah pernah main ini?" kata Rizky.

Sandi hanya mengelengkan kepala. Rizky langsung mengambil sebuah tali yang dililitkan pada ujung gasing dan melemparnya keras ke dalam bak besar dari tanah liat. Gasing itu berbutar cepat, membuat poros ganda dan pandora yang berwarna warni dalam lintasan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Sekadar Mainan,...
Bukan Sekadar Mainan, Lato-lato Bisa Lepaskan Anak dari Ketergantungan Gadget
Hindari Anak Kecanduan...
Hindari Anak Kecanduan Gadget, Pegiat Pendidikan Terapkan Metode Learning With Fun
Catat Tanggalnya! Infinix...
Catat Tanggalnya! Infinix Note 12 Siap Taklukkan Batas Sebentar Lagi
Kepala Desa Banyuanyar...
Kepala Desa Banyuanyar Apresiasi MNC Peduli Beri Pelatihan Pemanfaatan Gadget kepada Siswa SD
Siswa Ikut Pelatihan...
Siswa Ikut Pelatihan Pemanfaatan Gadget yang Digelar MNC Peduli, Keysha Nuraini Akui Sangat Bermanfaat
MNC Peduli Gelar Pelatihan...
MNC Peduli Gelar Pelatihan Digital Pemanfaatan Gadget untuk Siswa SD dan MI di Boyolali
Blibli Gelar Pameran...
Blibli Gelar Pameran Teknologi di GI, Tawarkan Kemudahan Tukar Tambah Gadget
Meutya Hafid: Larangan...
Meutya Hafid: Larangan Bawa Gawai ke Sekolah Dukung Implementasi PP Tunas
Batasi Anak-anak Bermain...
Batasi Anak-anak Bermain Sosmed, Indonesia Panggil Google dan Meta
Rekomendasi
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Harley-Davidson Berusia...
Harley-Davidson Berusia Hampir 100 Tahun Dimodifikasi Jadi Motor Hybrid
Campus League dan Universitas...
Campus League dan Universitas Pelita Harapan Jalin Kerja Sama Majukan Ekosistem Olahraga
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved