Kejam! Anak Kandung Cacat Mental Disiksa Ayah dan Ibu Kandungnya hingga Tewas Mengenaskan
Sabtu, 27 November 2021 - 14:42 WIB
loading...
Pasutri Aan dan Samsidar warga Musi Banyuasin digelandang ke Mapolres Musi Banyuasin gara-gara tega memukuli anak kandung cacat mental. Foto/iNews TV/Edi Lestari
A
A
A
MUSI BANYUASIN - Penganiayaan yang dilakukan Aan dan Samsidar, pasangan suami istri (pasutri) di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan benar-benar kejam. Keduanya tega memukuli dan menyiksa anak kandungnya hingga tewas mengenaskan pada Rabu 24 November 2021 lalu.
![Kejam! Anak Kandung Cacat Mental Disiksa Ayah dan Ibu Kandungnya hingga Tewas Mengenaskan]()
Korban bernama Andika Pratama yang masih bocah selama ini tinggal bersama kedua orang tuanya di Kelurahan Mangun Jaya, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin. Andika yang baru berumur 11 tahun sejak kecil mengalami keterbelakangan mental.
Baca juga: Beredar Video Kesaksian Nakes Tentang Kekejaman KKB, 3 Suster Dilucuti Pakaian Dalamnya, Disiksa dan Dilempar ke Jurang
Saat diketemukan tewas, tubuh korban ada sejumlah luka mencurigakan. Sehingga dibawa ke rumah sakit.
Setelah dilakukan visum di RSUD Sekayu, diketahui tubuh korban mengalami luka dan memar yang diduga akibat pukulan dan penyiksaan. Polres Musi Banyuasin yang mendapat laporan peristiwa ini langsung menangkap kedua orang tua korban sebagai tersangka.
Dari pengakuan kedua pelaku, diketahui pemukulan dan penyiksaan itu terjadi lantaran kesal karena korban sering buang air besar sembarang tempat.

Korban bernama Andika Pratama yang masih bocah selama ini tinggal bersama kedua orang tuanya di Kelurahan Mangun Jaya, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin. Andika yang baru berumur 11 tahun sejak kecil mengalami keterbelakangan mental.
Baca juga: Beredar Video Kesaksian Nakes Tentang Kekejaman KKB, 3 Suster Dilucuti Pakaian Dalamnya, Disiksa dan Dilempar ke Jurang
Saat diketemukan tewas, tubuh korban ada sejumlah luka mencurigakan. Sehingga dibawa ke rumah sakit.
Setelah dilakukan visum di RSUD Sekayu, diketahui tubuh korban mengalami luka dan memar yang diduga akibat pukulan dan penyiksaan. Polres Musi Banyuasin yang mendapat laporan peristiwa ini langsung menangkap kedua orang tua korban sebagai tersangka.
Dari pengakuan kedua pelaku, diketahui pemukulan dan penyiksaan itu terjadi lantaran kesal karena korban sering buang air besar sembarang tempat.
Lihat Juga :