Tak Hormati Adat Istiadat Lokal, Ribuan Orang Dayak Bawa Sajam Gelar Aksi Tolak Ormas TBBR
Jum'at, 26 November 2021 - 15:28 WIB
loading...
Ribuan massa dari Koalisi Ormas Dayak di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, turun ke jalan mengelar aksi damai menolak hadirnya Ormas Tariu Borneo Bangkule Rajaknk (TBBR). Foto/iNews TV/Ade Sata
A
A
A
PALANGKARAYA - Ribuan massa dari 30 Ormas yang tergabung dalam Koalisi Ormas Dayak Kalimantan Tengah, turun ke jalan untuk menggelar aksi damai di Bundaran Besar Kota Palangkaraya, Jumat (26/11/2021).
Baca juga: Polisi Tetapkan 5 Tersangka Pelaku Pengeroyokan Bentrok Ormas di Karawang
Satu-persatu perwakilan Ormas Dayak, yang hadir dalam aksi tersebut menyampaikan orasinya. Mereka menolak hadirnya Ormas Tariu Borneo Bangkule Rajaknk (TBBR) asal Kalimantan Barat, di wilayah Kalimantan Tengah.
Ormas Dayak gabungan di Kalimantan Tengah tersebut, dengan tegas menolak hadirnya ormas TBBR, karena dinilai bertentangan dengan adat istiadat budaya lokal, serta falsafah huma betang.
Baca juga: Ibu dan Anak Gadisnya Dibunuh Tanpa Busana, Polda Jabar Segera Ungkap Tersangka
Koordinator aksi damai, Bambang Irawan mengatakan, aksi ini digelar sebagai bentuk keprihatinan bersama, karena selama adanya ormas TBBR di Kalimantan Tengah, banyak hal yang bertentangan budaya lokal.
Baca juga: Polisi Tetapkan 5 Tersangka Pelaku Pengeroyokan Bentrok Ormas di Karawang
Satu-persatu perwakilan Ormas Dayak, yang hadir dalam aksi tersebut menyampaikan orasinya. Mereka menolak hadirnya Ormas Tariu Borneo Bangkule Rajaknk (TBBR) asal Kalimantan Barat, di wilayah Kalimantan Tengah.
Ormas Dayak gabungan di Kalimantan Tengah tersebut, dengan tegas menolak hadirnya ormas TBBR, karena dinilai bertentangan dengan adat istiadat budaya lokal, serta falsafah huma betang.
Baca juga: Ibu dan Anak Gadisnya Dibunuh Tanpa Busana, Polda Jabar Segera Ungkap Tersangka
Koordinator aksi damai, Bambang Irawan mengatakan, aksi ini digelar sebagai bentuk keprihatinan bersama, karena selama adanya ormas TBBR di Kalimantan Tengah, banyak hal yang bertentangan budaya lokal.
Lihat Juga :