Tolak UMP, 3.000 Buruh Jabar Bakal Geruduk Gedung Sate
Senin, 22 November 2021 - 18:02 WIB
loading...
Sebanyak 3.000 buruh Jawa Barat akan turun jalan sebagai buntut penolakan terhadap UMP yang ditetapkan.Foto/ilustrasi
A
A
A
BANDUNG - Sekitar 3.000 buruh di Jawa Barat bakal menggelar aksi unjuk rasa , buntut penolakan terhadap penetapan upah minimum provinsi (UMP) 2022. Aksi akan digelar Kamis, 25 November 2021 pekan ini.
"Sekitar 3.000 buruh akan turun ikut aksi menolak UMP dan UMK 2022," kata Ketua DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jawa Barat Roy Jinto, Senin (22/11/2021).
Baca juga: TKW Karawang di Abu Dhabi Diduga Dijual Majikan untuk Layani Seks Pria Hidung Belang
Menurut dia, pihaknya menolak penetapan UMP Jabar tahun 2022. Beberapa alasannya, diantaranya hanya akan menimbulkan tumpang tindih aturan. Karena untuk Jawa Barat, nantinya menggunakan upah minimum kota (UMK).
"Sebenarnya UMP di Jawa Barat tidak dibutuhkan, karena nanti setiap kabupaten/kota menggunakan UMK. Justru ini hanya akan memberi celah bagi pengusaha, karena bisa mengunakan UMP atau UMK," kata Roy.
"Sekitar 3.000 buruh akan turun ikut aksi menolak UMP dan UMK 2022," kata Ketua DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jawa Barat Roy Jinto, Senin (22/11/2021).
Baca juga: TKW Karawang di Abu Dhabi Diduga Dijual Majikan untuk Layani Seks Pria Hidung Belang
Menurut dia, pihaknya menolak penetapan UMP Jabar tahun 2022. Beberapa alasannya, diantaranya hanya akan menimbulkan tumpang tindih aturan. Karena untuk Jawa Barat, nantinya menggunakan upah minimum kota (UMK).
"Sebenarnya UMP di Jawa Barat tidak dibutuhkan, karena nanti setiap kabupaten/kota menggunakan UMK. Justru ini hanya akan memberi celah bagi pengusaha, karena bisa mengunakan UMP atau UMK," kata Roy.
Lihat Juga :