Hadapi Cuaca Ekstrem, Ini yang Dilakukan Bandara Internasional Juanda

Jum'at, 19 November 2021 - 17:01 WIB
loading...
Hadapi Cuaca Ekstrem, Ini yang Dilakukan Bandara Internasional Juanda
Bandara Internasional Juanda bersiap menghadapi cuaca ekstrem. Foto/Dok. iNews TV/Pramono Putra
A A A
SURABAYA - Langkah-langkah menjaga keamanan dan keselamatan penerbangan dilakukan Bandara Internasional Juanda Surabaya, untuk menghadapi situasi cuaca ekstrem yang bisa terjadi setiap saat.

Baca juga: Penumpang Pesawat Bergeliat, Maskapai Baru Ini Buka Rute Penerbangan Surabaya-Jakarta

Salah satu yang dilakukan oleh manajemen Bandara Internasional Juanda, adalah dengan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak seperti Otban Wilayah III, Lanudal Juanda, BMKG, Airnav, seluruh maskapai dan ground handling.



"Berdasarakn prediksi BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika), intensitas hujan hingga Desember nanti cukup tinggi dan akan memasuki puncaknya pada Januari hingga Februari 2022. Maka diperlukan koordinasi dan sejumlah langkah antisipasi," kata General Manager Bandara Internasional Juanda, Sisyani Jaffar, Jumat (19/11/2021).

Baca juga: Mediasi Gagal, PNS Gugat Ibu Kandung Tetap Ingin Kuasai Rumah Mewah Orang Tuanya

Dia memastikan bahwa Bandara Internasional Juanda siap menerima pengalihan penerbangan dari bandara lain, jika terjadi cuaca buruk di bandara tujuan. Menurutnya, pengalihan pendaratan merupakan hal yang lazim ketika terjadi cuaca buruk, hujan, kabut, atau kondisi lainnya. "Kami juga telah memastikan pengawasan dan pemeliharaan pekerjaan, baik di area landside maupun airside berjalan sesuai prosedur," tandasnya.

Total trafik penumpang pesawat di Bandara Internasional Juanda selama Januari-Oktober 2021 mencapai 4.504.190 penumpang. Komposisinya 4.426.047 penumpang domestik, dan 78.143 penumpang penerbangan internasional.

Baca juga: Pesta Seks dan Mabuk Lem 27 Anak Muda Diringkus di Hotel, Polisi Temukan 5 Kondom Bekas

Sedangkan jumlah pergerakan pesawat selama Januari-Oktober 2021 telah mencapai 44.640 pesawat. Komposisinya, 42.697 pesawat penerbangan domestik, dan 1.943 pesawat penerbangan internasional.

Sementara untuk layanan kargo pada periode tersebut tercatat mencapai 57.217.018 kg. Komposisinya, 44.973.962 kg untuk penerbangan domestik, dan 12.243.056 kg untuk penerbangan internasional.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1563 seconds (11.252#12.26)