Diterjang Hujan Deras, 3 Bangunan SDN 2 Girijaya Sukabumi Ambruk
Kamis, 16 Januari 2025 - 15:58 WIB
loading...
Tiga bangunan SDN 2 Girijaya, di Jalan Raya Padepokan Girijaya, Nomor 56, Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, ambruk. Foto/SindoNews
A
A
A
SUKABUMI - Tiga bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Girijaya, di Jalan Raya Padepokan Girijaya, Nomor 56, Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, ambruk pada Rabu, 15 Januari 2025.
Peristiwa yang terjadi pada sekitar pukul 04.30 WIB tersebut, diduga diakibatkan karena curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah sekitar sekolah dan juga kondis bangunan sekolah yang sudah lapuk termakan usia.
Pengawas Sekolah Kecamatan Cidahu Nurbaeti mengatakan, hujan deras selama empat hari berturut-turut diduga menjadi penyebab gedung perpustakaan, ruang kepala sekolah, dan ruang kelas SDN 2 Girijaya ambruk.
Baca juga: Ruang Kelas SDN Segoro Sidoarjo Ambruk Akibat Hujan Deras Disertai Angin Kencang
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka. Lantaran, saat kejadian bangunan sekolah ambruk ini, diketahui terjadi sebelum aktivitas belajar mengajar dimulai,” ujar Nurbaeti, Kamis (16/1/2025).
Nurbaeti mengatakan, bangunan sekolah yang didirikan pada 2008 tersebut ambruk karena dua faktor yakni cuaca ekstrem dan kondisi bangunan yang sudah lapuk termakan usia.
Baca juga: Atap SMAN 1 Ciampea Bogor Ambruk, 7 Siswa Luka-luka
Peristiwa yang terjadi pada sekitar pukul 04.30 WIB tersebut, diduga diakibatkan karena curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah sekitar sekolah dan juga kondis bangunan sekolah yang sudah lapuk termakan usia.
Pengawas Sekolah Kecamatan Cidahu Nurbaeti mengatakan, hujan deras selama empat hari berturut-turut diduga menjadi penyebab gedung perpustakaan, ruang kepala sekolah, dan ruang kelas SDN 2 Girijaya ambruk.
Baca juga: Ruang Kelas SDN Segoro Sidoarjo Ambruk Akibat Hujan Deras Disertai Angin Kencang
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka. Lantaran, saat kejadian bangunan sekolah ambruk ini, diketahui terjadi sebelum aktivitas belajar mengajar dimulai,” ujar Nurbaeti, Kamis (16/1/2025).
Nurbaeti mengatakan, bangunan sekolah yang didirikan pada 2008 tersebut ambruk karena dua faktor yakni cuaca ekstrem dan kondisi bangunan yang sudah lapuk termakan usia.
Baca juga: Atap SMAN 1 Ciampea Bogor Ambruk, 7 Siswa Luka-luka
Lihat Juga :