Dua Nelayan Tenggelam Dihantam Ombak, Satu Tewas Satu Hilang

Jum'at, 05 Juni 2020 - 20:06 WIB
loading...
Dua Nelayan Tenggelam Dihantam Ombak, Satu Tewas Satu Hilang
Foto/ilustrasi.ist
A A A
INDRAMAYU - Gelombang laut setinggi dua meter di perairan Laut Jawa menenggelamkan dua nelayan asal Kabupaten Indramayu . Satu di antaranya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Jumat (5/6/2020). Sementara satu nelayan lain hingga kini masih dalam pencarian tim search and rescue (SAR).

Rasipan, korban meninggal asal Desa Tambak, Kabupaten Indramayu, ditemukan telah meninggal sejumlah nelayan lain memang melakukan pencarian sejak malam kemarin. Jenazah ditemukan di sekitar muara blok bondol Desa Brondong, Kecamatan Pasekan, sekitar tiga kilometer dari lokasi kejadian.

Saat ditemukan, jenazah korban mengapung dan bercampur dengan pasir. Siang tadi, jenazah langsung dibawa ke rumah duka dan dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat.

(Baca: Kapal Nelayan Tenggelam di Wakatobi, 2 Selamat dan 5 Hilang)

Karnata, sepupu korban mengungkapkan, Rabu (3/6/2020) lalu, Rasipan bersama anak buahnya, Opik, warga Desa Babadan, Kecamatan Sindang, berangkat dari rumah sekitar pukul 4 pagi. Waktu itu gelombang laut masih dalam kondisi normal.

Keduanya berencana mencari ikan di sekitar Desa Cantigi. Begitu gelombang meninggi, keduanya memutuskan kembali lebih cepat. Sayang, sesampainya di Muara Karangsong tiba tiba ombak setinggi kurang lebih dua meter menghantam kapal motor yang mereka gunakan.

Kapal terbalik dan kedua korban tenggelam. Kapal motor korban berhasil dievakuasi ke pinggir pantai oleh para nelayan sekitar.

Kepala SAR Cirebon Imam Rosyadi menuturkan, hingga kini petugas gabungan dari SAR Cirebon, TNI Angkatan Laut, Polair Polres Indramayu, dan BPBD Indramayu masih melakukan pencarian satu korban lain.

”Tapi karena kondisi cuaca tidak memungkinkan melanjutkan pencarian di laut hari ini, petugas melakukan pencarian dengan menelusuri bibir pantai sepanjang Desa Karangsong hingga wilayah Balongan,” katanya.
(muh)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1972 seconds (11.210#12.26)