Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Siswa SD yang Dianiaya di Sekolah Masih Koma, Ibu Korban Pasrah dan Berharap Uluran Tangan

loading...
Siswa SD yang Dianiaya di Sekolah Masih Koma, Ibu Korban Pasrah dan Berharap Uluran Tangan
Novita Wati (41), Ibu korban penganiayaan siswa SD, AKS (12) hanya bisa pasrah dan berharap uluran tangan agar anaknya bisa segera dioperasi. Foto: MPI/Era Neizma Wedya
MUSI RAWAS - Memasuki hari keempat, siswa AKS (12) yang dianiaya di sekolah masih terbaring di ruang ICU rumah sakit Dr Sobirin Kota Lubuklinggau , dalam kondisi koma .

Kini, pihak keluarga hanya bisa pasrah berharap uluran tangan agar anaknya segera bisa diberangkatkan ke Palembang untuk menjalani operasi, Kamis (14/10/2021).

Siswa SD yang Dianiaya di Sekolah Masih Koma, Ibu Korban Pasrah dan Berharap Uluran Tangan

Baca juga: Pelajar Kelas 5 SD Koma Setelah Dianiaya Kakak dan Adik Kelas

Ibu korban Novita Wati (41) mengatakan, dia dan keluarga saat ini hanya bisa menunggu kabar baik untuk anaknya agar bisa dioperasi di RS Palembang. Karena hingga hari ini belum bisa berangkat karena terkendala biaya yang sangat besar untuk operasi anaknya.



“Biaya operasi anak aku besak nian mba, sampe Rp100 juta dan duit darimano aku, sedangkan penghasilan aku cuman motong parah,” tutur ibu korban Novita.

Baca juga: Siswi Dianiaya Siswa hingga Jatuh Tak Berdaya, Videonya Viral

Sementara Kapolres Musi Rawas AKBP Efrannedy menjelaskan, pihaknya sudah mendapat informasi terkait adanya anak sekolah dasar (SD) yang koma lantaran dianiaya oleh rekan-rekan sekolahnya.

“Informasi sudah kami terima dari pihak Polsek yang selanjutnya ditindaklanjuti langsung oleh unit PPA Polres Musi Rawas,” katanya.

Selain itu juga orangtua anak-anak yang melakukan perbuatan itu sudah dipanggil dan diberikan penjelasan oleh pihaknya. Dan semuanya kooperatif dan siap apabila sewaktu-waktu dimintai keterangan oleh unit PPA Polres Musi Rawas.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top