Kasus Perundungan Siswi di Bandung, Psikolog Sebut Jangan Sebatas Surat Damai

Selasa, 12 Oktober 2021 - 02:09 WIB
loading...
Kasus Perundungan Siswi...
Psikolog Klinis dari Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran (Unpad) Aulia Iskandarsyah menyebut, kasus perundungan di Sarijadi, Kota Bandung, mestinya tak hanya selesai dalam bentuk mediasi. Dok/SINDOnews
A A A
BANDUNG - Psikolog Klinis dari Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran (Unpad) Aulia Iskandarsyah menyebut, kasus perundungan di Sarijadi, Kota Bandung, mestinya tak hanya selesai dalam bentuk mediasi. Tetapi mestinya ada upaya lebih lanjut untuk mengatasi dampak terhadap kedua siswa tersebut.

"Kalau saya lihat, itu bentuk perundungan atau bulliying. Buliying terjadi apabila seseorang ditekan dan dia tidak punya kekuatan melawan balik seperti siswi SMP itu. Bagi korban ini akan menyisakan luka psikologis ," jelas Aulia, Senin (11/10/2021).

Hal itu disampaikan Aulia menanggapi perundungan yang dilakukan siswa SMP kelas 3 kepada siswi SD kelas 6. Pada video yang viral, tampak siswi itu tak berdaya dan menangis mendapat perundungan siswa kelas 3. Siswa laki-laki itu juga tampak menendang dan memukul.

Lebih lanjut Aulia mengatakan, pengalaman di klink Unpad, perundungan kecil bisa menyebabkan luka psikologios dan traumatik experice. Sehingga berpengaruh terhadap hidup dia, seperti minder, takut, tidak percaya diri, tidak mau pergaul.

Apalgi sekarang dampak media sosial makin parah, sehingga dampak psikologi makin besar. "Jadi, damai di atas kertas boleh saja, tapi belum tentu ada dampak positif nya untuk korban. Terpenting adakah keduanya di mediasi agar bertemu. Dan disampaikan bahwa pelaku minta maaf kepada korban. Ini akan cukup membantu," katanya. Baca: Siswi Dianiaya Siswa hingga Jatuh Tak Berdaya, Videonya Viral.

Menurut dia, orang yang dirundung selama ini ingin dapat penjelasan kenapa dia mendapat perlakuan seperti itu. Di negara maju, pelaku buliying minta maaf secara langsung, di mediasi untuk minta maaf.

Paling tidak itu bisa menyembuhkan luka psikologis. "Kalau pelaku tidak lakukan itu, korban akan tanda tanya terus. Selain memang harus mendapat pendampingan oleh ahlinya," imbuh dia. Baca Juga: Puluhan Makam Kuno Kepala Menghadap Timur Gegerkan Blora.

Keduanya juga perlu mendapat edukasi dari orang tuanya. Korban support agar pulih, pelaku yang merundungpun mesti diberi ruang jangan sampai dicap atau melekat seumur hidup.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
Beredar Video Utuh UIN...
Beredar Video Utuh UIN Jakarta Visit ke Triguna dan SDIP, Kuasa Hukum: Meluruskan Informasi
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Rekomendasi
Malih Tong Tong Doakan...
Malih Tong Tong Doakan Haji Bolot Cepat Sembuh, Akui Rindu Kerja Bareng Lagi
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Kasus Hanania Group,...
Kasus Hanania Group, Awkarin Minta Tunda Pemeriksaan hingga 29 Juni 2026
Berita Terkini
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Dihadiri Ribuan Peserta,...
Dihadiri Ribuan Peserta, Menteri UMKM Buka Musawarah Fest HIPMI Jakarta Selatan
Sinergi Adev Natural...
Sinergi Adev Natural Indonesia dan Pangdam Siliwangi Ajak Masyarakat Teladani Semangat Hijriah
Tambang Emas Tanpa Izin...
Tambang Emas Tanpa Izin Ancam Lumbung Pangan di Parimo, Muhammad Irfain Desak Pemda Tindak Tegas
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved