Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Cerita Pagi

Kisah Asmara Pangeran Diponegoro, Pria Romantis Dipaksa Menikah Kedua Kali untuk Kepentingan Politis

loading...
Kisah Asmara Pangeran Diponegoro, Pria Romantis Dipaksa Menikah Kedua Kali untuk Kepentingan Politis
Pangeran Diponegoro, sosok pemberani yang melawan penjajah Belanda. Foto/Ist.
Pangeran Diponegoro, dikenal memiliki keberanian yang tak pernah mati. Pria yang dikenal dengan sapaan Pangeran dari Goa Selarong ini, begitu heroik mengobarkan perang melawan Belanda, hingga pasukan Hindia Belanda dibuat kelimpungan.

Baca juga: Langgar Larangan Pernikahan Sunda-Majapahit, Berujung Duel Brutal 2 Raja Sedarah

Di balik kegarangannya di medan perang. Pangeran Diponegoro ternyata merupakan pria romantis. Dia sempat menikah dengan sejumlah wanita cantik. Kisah percintaannya juga memiliki makna yang cukup mendalam.





Peneliti dan penulis tentang Pangeran Diponegoro, Peter Carey dalam bukunya yang berjudul "Takdir Riwayat Pangeran Diponegoro 1785-1855", menyebutkan Diponegoro muda menikah pertama kali pada 1803 Masehi.

Baca juga: Ziarah ke Makam Istri dan Anak Gadisnya yang Dibunuh Tanpa Baju, Yosef Menangis Tersedu

Dalam pernikahan tersebut, Diponegoro mempersunting anak Kiai Gede Dadapan, ulama terkemuka di Desa Dadapan. Putri ulama terkemuka bernama Raden Ayu Retno Madubrongto, memberikan putra pertama bagi Pangeran Diponegoro.

Putra sulung tersebut diberi nama Raden Mas Ontowiroyo atau yang dikenal dengan Pangeran Diponegoro II. Dari sang putra sulung inilah kisah-kisah heroik dan asmara Pangeran Diponegoro ditulis, melalui Babad Dipanagara Surya Ngalam.

Selang beberapa tahun kemudian, Diponegoro dipaksa menikah oleh orang tuanya. Ia dibujuk kedua orang tuanya untuk menikah lagi dengan putri Bupati Panolan, atau sekarang Cepu Randublatung, bernama Raden Ajeng Supadmi. Pernikahan ini tak bisa dilepaskan dari strategi politis ayah Diponegoro, Sultan Hamengku Buwono III.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top