Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Sakit Hati, Motif Mantan Karyawan Bunuh dan Rampok Bos Besi Tua di Batam

loading...
Sakit Hati, Motif Mantan Karyawan Bunuh dan Rampok Bos Besi Tua di Batam
Pelaku pembunuhan bos besi tua di Batam saat ditangkap aparat Polda Kepri. Pelaku mengaku sakit hati kepada korban.Foto/Gusti Yennosamenjadi motif pel
BATAM - Penyidik Ditreskrimum Polda Kepri memeriksa para pelaku pembunuhan dan perampokan bos besi tua di Batam.

Otak pelaku, Zulkifli, mengaku membunuh bosnya karena sakit hati sering diejek dan dianggap tidak bisa membahagiakan istri.

"Bahkan, korban kerap menyuruh saya menceraikan istri saya. Korban juga sering memarahi pelaku yang diangap tidak cakap dalam bekerja," kata Direktur Kriminal Umum Polda Kepri Kombes Jefry Siagian.

Baca juga: Bos Besi Tua Dirampok dan Dibunuh Mantan Karyawan, Mayatnya Dikubur Mobilnya Ditenggelamkan



Selain sakit hati, pelaku juga berniat untuk menguasai harta korban yang saat itu hendak ke showroom untuk membeli mobil baru.

Untuk melancarkan aksinya, Zulkifli mengajak Adi alias Dedi, teman sekampungnya. Zulkifli menjanjikan uang Rp100 juta untuk Adi yang bertugas sebagai eksekutor pembunuhan ini. "Pelaku menghabisi korban dengan cara menjerat leher korban dengan tali," tambah Jefry.

Baca juga: Keterlaluan! Tak Diberi Rokok, Pemuda Lebak Banten Bacok Ayah Sendiri

Diketahui, pria di Batam membunuh dan merampok pengusaha besi tua yang juga bosnya. Untuk menghilangkan jejak, pelaku mengubur jasad bosnya dan menenggelamkan mobil korban ke danau di Bintan, Kepulauan Riau.

Pelaku pembunuhan sadis bos besi tua Tanjung Pinang, Zainuddin akhirnya ditangkap anggota Jatanras Polda Kepri di Jalan Kampung Indragiri Hulu, Riau. Polisi membekuk otak pelaku pembunuhan yaitu Zulkifli alias Joy. Dari penangkapan Joy, polisi membekuk Adi alias Dedi. Eksekutor pembunuhan ini ditangkap di Tembilahan, Riau
(msd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top