Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Warga Kumai Resah, Penyakit Gatal-gatal Menyebar Cepat dan Meluas

loading...
Warga Kumai Resah, Penyakit Gatal-gatal Menyebar Cepat dan Meluas
Penyakit kudis mewabah di Kecamatan Kumai, Kobar, Kalteng meresahkan warga. Foto SINDOnews
KOTAWARINGIN BARAT - Penyakit kudis (scabies) mewabah di Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng). Penyakit yang sangat gatal hinggga kulit melepuh ini cukup meresahkan warga Kumai karena sudah banyak korban yang terjangkit, terutama anak-anak.

Penyakit tersebut menular dengan cepat. Bahkan, dalam hitungan hari sudah menyebar di tiga daerah. Penyakit yang menimpa anak-anak dan orang dewasa di Kumai bahkan telah menimbulkan luka bernanah akibat digaruk. Tak hanya menyerang badan dan kaki, penyakit kulit ini juga menyerang bagian kepala. Baca juga: Mengenal Fakta Kanker Paru yang Diderita Pebulutangkis Legendaris Verawaty Fajrin

Kumai Ahmad Subandi, mantan Anggota DPRD Kobar mengatakan, penyakit yang menyerang warga belum diketahui penyebabnya. Penyakit gatal yang menyerang anak dan orang dewasa ini juga disertai dengan demam.

”Anak-anak yang diserang penyakit ini sampai demam dengan panas tubuh yang tinggi. Penyakit ini seperti bisul kecil, banyak mengeluarkan nanah,” ujar Subandi, Kamis (23/9/2021).

Dia menuturkan, penyakit itu pada awalnya hanya menyerang masyarakat di Kelurahan Kumai Hulu, kemudian menyebar. Bahkan, ditemukan dalam satu keluarga terserang penyakit ini. Dalam hitungan hari, penyakit gatal ini sudah menyebar hingga Kelurahan Candi dan Desa Sungai Tendang. Baca juga: Merasakan Gatal-gatal Usai Divaksin COVID-19, Kadinkes Jateng: Tak Perlu Khawatir



”Kami belum mengetahui berapa warga yang terkena penyakit ini. Tadi baru satu keluarga yang ke puskesmas. Dan diduga masih banyak warga yang terjangkit tapi belum memeriksankan diri ke puskesmas atau rumah sakit,” katanya.

Kasus penyakit kudis itu pertama kali ditemukan di RT 03, Kelurahan Kumai Hulu, dengan gejala pada bagian tangan yang terserang seperti alergi dan bagian badan seperti infeksi sekunder.

Sementaa itu, Kepala Puskesmas Kumai Syamsul saat dihubungi wartawan belum bersedia memberikan keterangan apapun.
(don)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top