Ribuan Pasukan Mati Akibat Wabah, Belanda Kesulitan Perangi Pangeran Diponegoro dan Tentaranya
Jum'at, 15 November 2024 - 08:12 WIB
loading...
Pasukan Belanda harus menghadapi wabah mematikan saat Perang Jawa melawan tentara Pangeran Diponegoro. Foto/Ilustrasi/Istimewa
A
A
A
PASUKAN Belanda harus menghadapi wabah mematikan saat Perang Jawa melawan tentara Pangeran Diponegoro . Wabah mematikan itu konon sampai membuat pasukan Belanda banyak yang meninggal selama Perang Jawa berlangsung.
Sejarah mencatat tak kurang ada 6.000 prajurit infantri Eropa yang bertugas di Jawa Tengah bagian selatan, antara Juli 1825 hingga April 1827, terserang penyakit. Dari jumlah itu, bahkan nyaris mencapai 1.603 pauskan meninggal pada akhir tahun kedua Perang Jawa akibat penyakit.
Kehilangan banyak pasukan membuat langkah pasukan Belanda menyerang Pangeran Diponegoro sulit. Apalagi banyak yang meninggal merupakan pasukan pemukul, atau yang terbiasa menyerang di medan peperangan.
Baca juga: Nyali Komandan Belanda Ini Ciut usai Cokrodiwiryo Tewas Ditebas Pangeran Diponegoro
Sejarah mencatat tak kurang ada 6.000 prajurit infantri Eropa yang bertugas di Jawa Tengah bagian selatan, antara Juli 1825 hingga April 1827, terserang penyakit. Dari jumlah itu, bahkan nyaris mencapai 1.603 pauskan meninggal pada akhir tahun kedua Perang Jawa akibat penyakit.
Kehilangan banyak pasukan membuat langkah pasukan Belanda menyerang Pangeran Diponegoro sulit. Apalagi banyak yang meninggal merupakan pasukan pemukul, atau yang terbiasa menyerang di medan peperangan.
Baca juga: Nyali Komandan Belanda Ini Ciut usai Cokrodiwiryo Tewas Ditebas Pangeran Diponegoro
Lihat Juga :