Anak Tenaga Medis dan Sopir Ambulans di Jatim dapat Jatah Masuk Sekolah Negeri
Minggu, 31 Mei 2020 - 18:06 WIB
loading...
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa didampingi Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya saat memimpin rapat koordinasi persiapan new normal di Malang Raya. FOTO/iNews TV/Deni Irwansyah
A
A
A
MALANG - Proses belajar mengajar sekolah semester genap akan kembali dimulai pada Selasa (2/6/2020). Kemudian pada 8 Juni, penerimaan peserta didik baru ( PPDB ) dimulai secara daring.
Kabar gembiranya, seluruh putra-putri tenaga medis baik dokter, perawat, hingga sopir ambulans yang memberikan pelayanan langsung kepada pasien COVID-19, bakal mendapatkan jatah 1% kuota PPDB. Atau prioritas diterima masuk SMA dan SMK di bawah naungan provinsi.
Pernyataan ini disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Posko Koordinasi PSBB Malang Raya di Kantor Bakorwil Provinsi Jatim di Kota Malang seusai memimpin rapat persiapan masa transisi era baru bersama Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya, dan tiga kepala daerah di Malang Raya. (Baca juga: Siap Amankan New Normal, Polres Mura Ingatkan Warga Protap COVID-19)
“Sekolah akan dimulai pembelajaran, semester genap masuk tanggal 2 Juni. Tanggal 8 PPDB secara online. Untuk PPDB, kami menyiapkan kuota 1% untuk keluarga tenaga kesehatan, apakah putra-putri dokter, perawat, atau sopir ambulans khusus bagi mereka yang memberikan layanan langsung kepada pasien COVID,” tandas Khofifah.
Kuota masuk sekolah prioritas ini, menurut Gubernur, cukup dibuktikan dengan surat keterangan dari rumah sakit tempat orang tua siswa bekerja menangani pasien COVID-19.
Kabar gembiranya, seluruh putra-putri tenaga medis baik dokter, perawat, hingga sopir ambulans yang memberikan pelayanan langsung kepada pasien COVID-19, bakal mendapatkan jatah 1% kuota PPDB. Atau prioritas diterima masuk SMA dan SMK di bawah naungan provinsi.
Pernyataan ini disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Posko Koordinasi PSBB Malang Raya di Kantor Bakorwil Provinsi Jatim di Kota Malang seusai memimpin rapat persiapan masa transisi era baru bersama Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya, dan tiga kepala daerah di Malang Raya. (Baca juga: Siap Amankan New Normal, Polres Mura Ingatkan Warga Protap COVID-19)
“Sekolah akan dimulai pembelajaran, semester genap masuk tanggal 2 Juni. Tanggal 8 PPDB secara online. Untuk PPDB, kami menyiapkan kuota 1% untuk keluarga tenaga kesehatan, apakah putra-putri dokter, perawat, atau sopir ambulans khusus bagi mereka yang memberikan layanan langsung kepada pasien COVID,” tandas Khofifah.
Kuota masuk sekolah prioritas ini, menurut Gubernur, cukup dibuktikan dengan surat keterangan dari rumah sakit tempat orang tua siswa bekerja menangani pasien COVID-19.
Lihat Juga :