Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Peternak Ayam Ditangkap karena Bentangkan Poster Aspirasi, Ketua DPD RI Minta Aparat Tak Represif

loading...
Peternak Ayam Ditangkap karena Bentangkan Poster Aspirasi, Ketua DPD RI Minta Aparat Tak Represif
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Foto: Istimewa
SURABAYA - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menilai, penangkapan seorang pria di Blitar , Jawa Timur (Jatim), akibat membentangkan poster saat iring-iringan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melintas di Jalan Moh Hatta Blitar, Selasa (7/9/2021), terlalu berlebihan.

LaNyalla menilai pria berinisial S yang merupakan anggota asosiasi peternak ayam itu, hanya menyampaikan aspirasi. S diketahui membentangkan poster bertuliskan 'Pak Jokowi Bantu Peternak Beli Jagung dengan Harga Wajar'.

"Aparat keamanan diharapkan tidak perlu bertindak terlalu represif terhadap ulah seorang peternak ayam petelur, yang melakukan aksi membentangkan spanduk saat Presiden Jokowi melintas saat kunjungan ke Kota Blitar," ucap LaNyalla, Minggu (12/9/2021).

Baca juga: LaNyalla Sebut Honor Pemakaman COVID-19 untuk Bupati Jember Tak Etis



Menurut LaNyalla, masyarakat memerlukan jalan penyaluran aspirasi atas kesulitan yang dihadapi. Menurutnya, jika seseorang ditangkap karena menyampaikan aspirasi, hal tersebut telah menciderai demokrasi.

“Tidak adil rasanya seorang warga yang menyuarakan aspirasinya lalu ditangkap karena dinilai tidak etis," tutur LaNyalla.

Terlebih, aspirasi yang disampaikan pria tersebut merupakan persoalan mendesak yang dihadapi para peternak telur, yang selama ini ikut berjasa menggerakkan perekonomian nasional melalui penyediaan pangan yang baik untuk masyarakat.

Baca juga: Polres Blitar Hentikan Kasus Emak-emak Curi Susu, Kapolres: Bukan karena Hotman Paris

“Keluhan yang disampaikan peternak itu sekitar masalah melambungnya harga jagung, sehingga menyebabkan kerugian karena penjualan telur ayam cenderung terus menurun," ujar LaNyalla.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top