Polisi Dalami Kasus Miras Oplosan yang Tewaskan Pemuda di Makassar
Sabtu, 30 Mei 2020 - 23:13 WIB
loading...
Miras oplosan. Foto/Ilustrasi/ABCNews
A
A
A
MAKASSAR - Penyidik kepolisian terus mendalami kasus minuman keras (miras) oplosan yang menewaskan seorang pemuda berinisial Sy (22) di Kota Makassar, Sulsel. Polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan berencana memeriksa sejumlah saksi terkait.
Kanit Reskrim Polsek Rappocini, Iptu Nurtcahyana, menyebut dalam kasus ini pihaknya belum menetapkan tersangka. Namun, kepolisian sudah mengamankan tetangga korban yakni NB yang memberikan alkohol kepada Sy dan sejumlah rekannya.
Baca Juga: Bukan Hand Sanitizer, Pemuda di Makassar Tewas karena Tenggak Miras Oplosan
"Untuk sementara yang kami amankan ada. Yang berikan alkohol itu lelaki NB, tetangga korban. Belum ditetapkan tersangka. Masih kita amankan dulu untuk sementara agar tidak terjadi apa-apa di lapangan. Apalagi untuk keluarga korban bisa timbul nanti kejadian lain," ucapnya, Sabtu (30/5/2020).
Sy diketahui menghembuskan nafas terakhirnya di rumahnya, Jalan Tidung Mariolo V, Kota Makassar, Sabtu (30/5/2020) pagi. Sang pemuda meninggal setelah enam hari terbaring lemah usai menenggak miras bersama sejumlah rekannya.
Nurtcahyana menjelaskan mulanya keluarga menyebut Sy meninggal dunia karena menenggak miras yang dicampur hand sanitizer pada Jumat (22/5/2020) lalu. Belakangan, terungkap bukan itu campuran miras oplosan mematikan itu.
Berdasarkan hasil penyelidikan, Sy mencampur sendiri miras oplosan tersebut. Selain miras, ia juga mencampur minuman bersoda dan sejumlah minuman ringan lainnya.
Kanit Reskrim Polsek Rappocini, Iptu Nurtcahyana, menyebut dalam kasus ini pihaknya belum menetapkan tersangka. Namun, kepolisian sudah mengamankan tetangga korban yakni NB yang memberikan alkohol kepada Sy dan sejumlah rekannya.
Baca Juga: Bukan Hand Sanitizer, Pemuda di Makassar Tewas karena Tenggak Miras Oplosan
"Untuk sementara yang kami amankan ada. Yang berikan alkohol itu lelaki NB, tetangga korban. Belum ditetapkan tersangka. Masih kita amankan dulu untuk sementara agar tidak terjadi apa-apa di lapangan. Apalagi untuk keluarga korban bisa timbul nanti kejadian lain," ucapnya, Sabtu (30/5/2020).
Sy diketahui menghembuskan nafas terakhirnya di rumahnya, Jalan Tidung Mariolo V, Kota Makassar, Sabtu (30/5/2020) pagi. Sang pemuda meninggal setelah enam hari terbaring lemah usai menenggak miras bersama sejumlah rekannya.
Nurtcahyana menjelaskan mulanya keluarga menyebut Sy meninggal dunia karena menenggak miras yang dicampur hand sanitizer pada Jumat (22/5/2020) lalu. Belakangan, terungkap bukan itu campuran miras oplosan mematikan itu.
Berdasarkan hasil penyelidikan, Sy mencampur sendiri miras oplosan tersebut. Selain miras, ia juga mencampur minuman bersoda dan sejumlah minuman ringan lainnya.
Lihat Juga :