Bupati Luwu Pantau Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka di Sejumlah Sekolah
Rabu, 01 September 2021 - 13:52 WIB
loading...
A
A
A
"Harapan kita selanjutnya adalah aktivitas pembelajaran kembali normal atau kembali full namun tentunya seizin pemerintah pusat dan seizin orang tua murid. Karena dalam situasi pandemi, meskipun sekolah sudah tahap muka izin orang tua tetap harus ada," tegasnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu, Hasbullah menyampaikan, dalam kunjungam Bupati Luwu ke sekolah percontohan pada hari Rabu kemarin, mendatangi 8 sekolah yakni SD dan SMP.
"Peninjauan sekolah ini akan berlanjut, hari pertama 8 sekolah. Besok lanjut lagi ke sekolah lain. Pembelajaran tatap muka terbatas ini diikuti 25 SD, 25 SMP dan 22 Taman Kanal Kanal," ujarnya.
Baca juga:BMS Diminta Segera Bayar Pajak BPHTB Senilai Rp1,4 Miliar
Usai memantau sekolah yang melaksanakan uji coba tatap muka terbatas, Basmin mengapresiasi persiapan Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu.
"Persiapan Dinas Pendidikan sangat baik, seluruh sekolah yang kita datangi betul betul taat prokes, bahkan jika saya menilai ada yang membuat westafel atau tempat cuci tangan permanen. Ini membuktikan kesiapan sekolah menghadapi tatap muka sekaligus membuktikan kerja Satgas Covid-19 berjalan baik sehingga seluruh lapisan masyarakat mengerti dan taat protokol kesehatan," kuncinya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu, Hasbullah menyampaikan, dalam kunjungam Bupati Luwu ke sekolah percontohan pada hari Rabu kemarin, mendatangi 8 sekolah yakni SD dan SMP.
"Peninjauan sekolah ini akan berlanjut, hari pertama 8 sekolah. Besok lanjut lagi ke sekolah lain. Pembelajaran tatap muka terbatas ini diikuti 25 SD, 25 SMP dan 22 Taman Kanal Kanal," ujarnya.
Baca juga:BMS Diminta Segera Bayar Pajak BPHTB Senilai Rp1,4 Miliar
Usai memantau sekolah yang melaksanakan uji coba tatap muka terbatas, Basmin mengapresiasi persiapan Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu.
"Persiapan Dinas Pendidikan sangat baik, seluruh sekolah yang kita datangi betul betul taat prokes, bahkan jika saya menilai ada yang membuat westafel atau tempat cuci tangan permanen. Ini membuktikan kesiapan sekolah menghadapi tatap muka sekaligus membuktikan kerja Satgas Covid-19 berjalan baik sehingga seluruh lapisan masyarakat mengerti dan taat protokol kesehatan," kuncinya.
(luq)
Lihat Juga :