Bupati Luwu Pantau Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka di Sejumlah Sekolah
Rabu, 01 September 2021 - 13:52 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga:RSUD Batara Guru Kini Punya Rumah Tunggu Bagi Keluarga Pasien Covid-19
"Namun jika sekolah-sekolah yang melakukan pembelajaran tatap muka terbatas ini tidak memenuhi syarat atau standar yang ditentukan tentu akan kita tutup dan kembali melakukan pembelajaran sistem daring, karena ini prinsip," lanjutnya.
Dikatakan Bupati Luwu, selama prosesPTM terbatas berlangsung, Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Luwu akan memantau seluruh aktivitas sekolah ini, baik itu TK, SD maupun SMP yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.
Dalam proses PTM terbatas ini, Bupati Luwu berharap pihak sekolah betul-betul disiplin dan patuh protokol kesehatan.
"Pertama tentunya sekolah harus taat prokes, baik guru dan staf serta murid atau siswa. Kedua semua guru harus vaksin, bukan hanya sekolah yang hari ini melakukan pembelajaran tatap muka terbatas tetapi seluruh guru di Kabupaten Luwu," ujarnya.
Menurut Bupati , Pemkab Luwu akan melihat perkembangan fase pertama pembelajaran tatap muka terbatas ini. Jika memang berhasil tentu PTM terbatas akan berlanjut.
Baca juga:Kabupaten Luwu Kini Punya Aplikasi Bank Data Terintegrasi
Bahkan besar harapan Pemkab Luwu agar-agar sekolah di Luwu yang menjadi percontohan mematuhi seluruh ketentuan agar proses PTM secara full bisa dilaksanakan Desember akhir tahun ini.
"Namun jika sekolah-sekolah yang melakukan pembelajaran tatap muka terbatas ini tidak memenuhi syarat atau standar yang ditentukan tentu akan kita tutup dan kembali melakukan pembelajaran sistem daring, karena ini prinsip," lanjutnya.
Dikatakan Bupati Luwu, selama prosesPTM terbatas berlangsung, Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Luwu akan memantau seluruh aktivitas sekolah ini, baik itu TK, SD maupun SMP yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.
Dalam proses PTM terbatas ini, Bupati Luwu berharap pihak sekolah betul-betul disiplin dan patuh protokol kesehatan.
"Pertama tentunya sekolah harus taat prokes, baik guru dan staf serta murid atau siswa. Kedua semua guru harus vaksin, bukan hanya sekolah yang hari ini melakukan pembelajaran tatap muka terbatas tetapi seluruh guru di Kabupaten Luwu," ujarnya.
Menurut Bupati , Pemkab Luwu akan melihat perkembangan fase pertama pembelajaran tatap muka terbatas ini. Jika memang berhasil tentu PTM terbatas akan berlanjut.
Baca juga:Kabupaten Luwu Kini Punya Aplikasi Bank Data Terintegrasi
Bahkan besar harapan Pemkab Luwu agar-agar sekolah di Luwu yang menjadi percontohan mematuhi seluruh ketentuan agar proses PTM secara full bisa dilaksanakan Desember akhir tahun ini.
Lihat Juga :