Model Cantik Jadi Korban Penipuan Kelompok Fetish Mukena

Kamis, 19 Agustus 2021 - 05:55 WIB
loading...
Model Cantik Jadi Korban Penipuan Kelompok Fetish Mukena
JT (20) seorang model cantik yang juga mahasiswi di Kota Malang menjadi korban fetish di media sosial twitter. Hasil pemotretannya saat memakai mukena diunggah di akun twiter fetish. Foto iNews TV/Deny I
A A A
MALANG - JT (20) seorang model cantik yang juga mahasiswi di Kota Malang menjadi korban fetish di media sosial twitter. Hasil pemotretannya saat memakai mukena diunggah di akun twiter kelompok berkelainan seksual tersebut (fetish). Dia pun menulis utas (thread) yang menceritakan kronologis hingga menjadi korban fetish mukena dan kemudian viral.

Baca juga : Berstatus Tersangka, Gilang 'Fetish Kain Jarik' Dijebloskan ke Tahanan

Sebelumnya JT mengikuti kontes kecantikan sebagai salah satu dari tujuh finalis. Dia dihubungi salah satu sponsor yang merupakan online shop mukenah. JT kemudian diajak pemotretan layaknya job profesional sebanyak dua kali di bulan Maret dan Juni lalu.

"Saya mulai curiga ketika hasil foto tidak diunggah di timeline akun online shop mukena tersebut namun foto hanya diposting di instagram story," kata dia kepada iNews TV.

Hingga akhirnya dia mengetahui dari fotografer saat pemotretan tersebut jika fotonya justru diunggah di akun twitter fetish dengan nama selfie mukena.

Kini akun dengan pengikut lebih dari 1.000 orang tersebut sudah dikunci. JT shock karena di akun tersebut banyak foto perempuan memakai mukena disertai dengan alamat lengkap media sosial korban.

"Saya berharap tidak ada lagi korban lain. Banyak korban lain yang kemudian menghubungi saya," timpalnya.

Baca : Gilang 'Fetish Kain Jarik' Akhirnya Diganjar Hukuman 5,5 Tahun Penjara

Kini JT bersama korban lain sedang proses mengumpulkan bukti untuk melaporkan pelaku. "Saya berharap pelaku lekas ditangkap dan tidak ada lagi hal serupa terjadi pada perempuan lainnya," tandasnya.
(sms)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1531 seconds (10.55#12.26)