BNN Gresik Gagalkan Pengiriman Sabu dari Malaysia Senilai Rp140 Juta
Sabtu, 07 Agustus 2021 - 07:14 WIB
loading...
Kepala BNN Gresik AKBP Supriyanto saat jumpa pers, Jumat (6/8/2021). Foto/SINDOnews
A
A
A
GRESIK - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gresik menggagalkan pengiriman narkotika jenis sabu jaringan Malaysia seberat 148,3 gram atau senilai Rp 140 juta.
Rencananya paket dari Malaysiya tersebut akan dikirim ke Pulau Madura. Namun, di tengah perjalanan, petugas lebih dulu mengendus kalau isi paket adalah narkotika jenis sabu. Untuk mengelabuhi petugas, barang haram itu sudah dimasukan ke dalam botol bersama pakaian bekas. Baca juga: Digerebek, Pengedar Sabu di Muratara Ini Sediakan Alat dan Tempat untuk Nyabu
Kepala BNN Gresik AKBP Supriyanto mengatakan, pengungkapan paket narkorba atas kerjasama pihaknya dengan Bea Cukai Semarang. Saat itu lembaga yang monitor barang dari luar negeri itu mencurigai ada paket dari Semarang yang akan dikirim ke Madura dan transit ke Gresik.
"Kemudian anggota kami menindaklanjuti dan mengikuti sampai barang itu sampai di Madura. Dari sana kami berhasil mengamankan kurir narkoba atas nama Madi warga Sampang," katanya di hadapan wartawan, Jumat (6/8/2021). Baca juga: Kakek-kakek di Bangkalan Jadi Pengedar Narkoba, Ditangkap Saat Asyik Hisap Sabu
Supriyanto menceritakan, paket itu semula dinggap obat-obatan karena beralamat di Puskesmas Sampang. Namun setelah dibuka ternyata isinya narkoba yang dimasukan ke dalam botol. Agar tidak ketahuan langsung, botol itu dimasukan ke pakaian bekas. "Jadi kiriman paket itu berasal dari Malaysia. Kami masih mencoba menyeldiki jaringan ini," terangnya.
Rencananya paket dari Malaysiya tersebut akan dikirim ke Pulau Madura. Namun, di tengah perjalanan, petugas lebih dulu mengendus kalau isi paket adalah narkotika jenis sabu. Untuk mengelabuhi petugas, barang haram itu sudah dimasukan ke dalam botol bersama pakaian bekas. Baca juga: Digerebek, Pengedar Sabu di Muratara Ini Sediakan Alat dan Tempat untuk Nyabu
Kepala BNN Gresik AKBP Supriyanto mengatakan, pengungkapan paket narkorba atas kerjasama pihaknya dengan Bea Cukai Semarang. Saat itu lembaga yang monitor barang dari luar negeri itu mencurigai ada paket dari Semarang yang akan dikirim ke Madura dan transit ke Gresik.
"Kemudian anggota kami menindaklanjuti dan mengikuti sampai barang itu sampai di Madura. Dari sana kami berhasil mengamankan kurir narkoba atas nama Madi warga Sampang," katanya di hadapan wartawan, Jumat (6/8/2021). Baca juga: Kakek-kakek di Bangkalan Jadi Pengedar Narkoba, Ditangkap Saat Asyik Hisap Sabu
Supriyanto menceritakan, paket itu semula dinggap obat-obatan karena beralamat di Puskesmas Sampang. Namun setelah dibuka ternyata isinya narkoba yang dimasukan ke dalam botol. Agar tidak ketahuan langsung, botol itu dimasukan ke pakaian bekas. "Jadi kiriman paket itu berasal dari Malaysia. Kami masih mencoba menyeldiki jaringan ini," terangnya.
Lihat Juga :