Usai Rampas Motor Pelajar, Preman Bersenjata Pedang Tak Berkutik Digerebek Polisi

Jum'at, 06 Agustus 2021 - 13:04 WIB
loading...
Usai Rampas Motor Pelajar, Preman Bersenjata Pedang Tak Berkutik Digerebek Polisi
Hartono (26) preman bersenjata pedang yang merampas sepeda motor pelajar tak berkutik saat digerebek anggota Polres Empat Lawang di rumahnya. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A A A
EMPAT LAWANG - Polres Empat Lawang menangkap Hartono (26) preman bersenjata pedang yang merampas sepeda motor pelajar. Pelaku tak berkutik saat digerebek polisi di rumahnya, Kamis (5/8/2021) sekitar pukul 03.30 WIB.

Baca juga: Tikam 2 Pria di Bagian Leher dan Perut Preman di Makassar Ditangkap

Kasat Reskrim Polres Empat Lawang, AKP Wanda Dhira Bernard mengatakan, pelaku ditangkap setelah kepolisian menerima laporan dari Kades Legar (32). Pelaku dilaporkanmelakukan begal terhadap 3 pelajar dengan mengancam menggunakan sebilah pedang panjang. Usai mengancam, pelaku berhasil mengambil sepeda motor milik korban.

Baca juga: Saling Bacok Tawuran Pelajar di Parungkuda Sukabumi, 1 Tewas

Peristiwa begal ini bermula saat ketiga korban yakni Hatim (11), Rendy Oktoriansyah (15) dan Idil Fitriansyah (14) mengendarai sepeda motor Honda Beat menuju pergi Talang Lubuk Tapang. Saat di tengah perjalanan, tepatnya di sawah lebar Kecamatan Lintang Kanan Kabupaten Empat Lawang, motor korban dipepet oleh 2 orang yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion.

"Antara korban dengan pelaku ini sempat berpapasan sebelum pelaku membegal korban," kata Kasat Reskrim.

Setelah itu pelaku menyerempet sehingga korban bersama dengan saudara dan temannya terjatuh. Kemudian kedua pelaku menghentikan motornya salah seorang pelaku yang duduk di belakang langsung turun dan mengancam korban. Sedangkan pelaku yang mengendarai sepeda motor Vixion langsung kabur.

"Pelaku menghampirin korban dan langsung mengeluarkan senjata tajam jenis pedang dan langsung berkata “belari la kamu". Karena takut korban berlari meninggalkan motornya," ujarnya.
(shf)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2812 seconds (10.101#12.26)