Modus Jadi Polisi Gadungan, 2 Begal yang Beraksi Sadis di Labuan Bajo Diciduk
Selasa, 10 September 2024 - 08:03 WIB
loading...
Polisi menciduk dua pelaku begal di Labuan Bajo yang beraksi dengan modus jadi polisi gadungan. Foto/Polres Manggarai Barat
A
A
A
MANGGARAI BARAT - Polisi menciduk 2 pelaku begal di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sejumlah handphone (HP) hasil rampasan mereka disita.Kedua pelaku diketahui berinisial RRR alias Aldo (25) dan MRW alias Roni (27).
Mereka beraksi dengan modus jadi polisi gadungan untuk menakut-nakuti, lalu memeras hingga merampas barang korban.
Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang mengungkapkan, sasaran mereka antara lain adalah muda-mudi yang lagi berpacaran di tempat-tempat sepi waktu jauh malam.
Baca juga: Speedboat Ocean Queen Meledak Terbelah Dua di Labuan Bajo, 1 ABK Luka Bakar
“Keduanya kerap beraksi di atas pukul 22.00 Wita dengan sasaran pasangan muda-mudi yang tengah berpacaran di pinggir pantai atau di tempat sepi,” kata AKBP Kadang dalam keterangannya, Selasa (10/9/2024).
AKBP Kadang mengatakan, upaya penangkapan pelaku didasarkan pada adanya laporan sebelumnya yang diterima pihak kepolisian dari sejumlah korban.“Tim Resmob berhasil mengungkap dua orang terduga pelaku begal, kejadiannya Agustus,” ungkapnya.
Kedua pelaku dikatakannya sering beraksi di Pantai Pede, Bukit Sylvia, dan Pantai Atlantis pada waktu jauh malam. Adapun dari 3 TKP ini ada satu laporan yang mengarah ke terduga pelaku sehingga polisi pun langsung bergerak menangkap.
Mereka beraksi dengan modus jadi polisi gadungan untuk menakut-nakuti, lalu memeras hingga merampas barang korban.
Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang mengungkapkan, sasaran mereka antara lain adalah muda-mudi yang lagi berpacaran di tempat-tempat sepi waktu jauh malam.
Baca juga: Speedboat Ocean Queen Meledak Terbelah Dua di Labuan Bajo, 1 ABK Luka Bakar
“Keduanya kerap beraksi di atas pukul 22.00 Wita dengan sasaran pasangan muda-mudi yang tengah berpacaran di pinggir pantai atau di tempat sepi,” kata AKBP Kadang dalam keterangannya, Selasa (10/9/2024).
AKBP Kadang mengatakan, upaya penangkapan pelaku didasarkan pada adanya laporan sebelumnya yang diterima pihak kepolisian dari sejumlah korban.“Tim Resmob berhasil mengungkap dua orang terduga pelaku begal, kejadiannya Agustus,” ungkapnya.
Kedua pelaku dikatakannya sering beraksi di Pantai Pede, Bukit Sylvia, dan Pantai Atlantis pada waktu jauh malam. Adapun dari 3 TKP ini ada satu laporan yang mengarah ke terduga pelaku sehingga polisi pun langsung bergerak menangkap.
Lihat Juga :