Kematian Karena COVID-19 di Surabaya Melonjak, Kendaraan Dinas Diubah Jadi Mobil Jenazah
Rabu, 14 Juli 2021 - 19:22 WIB
loading...
Berbagai mobil dinas diubah menjadi mobil jenazah untuk mengatasi kelangkaan ambulance.
A
A
A
SURABAYA - Penularan COVID-19 terus melonjak. Angka kematian juga terus bertambah dan jumlahnya yang tak terkontrol setiap hari. Kebutuhan ambulance yang terbatas membuat Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan modifikasi kendaraan dinas milik beberapa Perangkat Daerah (PD) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadi mobil jenazah.
Eri menuturkan, selain menerapkan operasional Puskesmas di seluruh Surabaya berjalan 24 jam, pihaknya juga menambah unit mobil jenazah. Menariknya, mobil yang disiapkan ini berasal dari kendaraan dinas yang telah dimodifikasi sebelumnya.
"Sudah jadi, mobil dinas kita sudah jadi mobil jenazah. Makanya kita buka puskesmas 24 jam karena mobilnya sudah banyak," kata Eri, Rabu (14/7/2021).
Baca juga: Tragis! Kesulitan Mencari Kamar ICU, Ibu Hamil di Gresik Meninggal Bersama Janin di Kandungan
Ia melanjutkan, pihaknya bakal semaksimal mungkin untuk menambah kapasitas layanan kedaruratan bagi warganya. Apalagi, kendaraan mobil jenazah yang dimiliki Pemkot Surabaya saat ini jumlahnya juga terbatas. "Yang sudah ada (dimodifikasi) sekitar 14 unit. Karena target kita sekitar 30 unit. Nanti akan kita tambah lagi. Kalau perlu tambah, kita tambah lagi," ungkapnya.
Eri menuturkan, selain menerapkan operasional Puskesmas di seluruh Surabaya berjalan 24 jam, pihaknya juga menambah unit mobil jenazah. Menariknya, mobil yang disiapkan ini berasal dari kendaraan dinas yang telah dimodifikasi sebelumnya.
"Sudah jadi, mobil dinas kita sudah jadi mobil jenazah. Makanya kita buka puskesmas 24 jam karena mobilnya sudah banyak," kata Eri, Rabu (14/7/2021).
Baca juga: Tragis! Kesulitan Mencari Kamar ICU, Ibu Hamil di Gresik Meninggal Bersama Janin di Kandungan
Ia melanjutkan, pihaknya bakal semaksimal mungkin untuk menambah kapasitas layanan kedaruratan bagi warganya. Apalagi, kendaraan mobil jenazah yang dimiliki Pemkot Surabaya saat ini jumlahnya juga terbatas. "Yang sudah ada (dimodifikasi) sekitar 14 unit. Karena target kita sekitar 30 unit. Nanti akan kita tambah lagi. Kalau perlu tambah, kita tambah lagi," ungkapnya.
Lihat Juga :