Dihantui Pandemi COVID-19, RISE Optimistis Target Penjualan Rp300 Miliar Tercapai

Selasa, 13 Juli 2021 - 10:30 WIB
loading...
Dihantui Pandemi COVID-19, RISE Optimistis Target Penjualan Rp300 Miliar Tercapai
Pengembang properti PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk meyakini pasar properti masih tetap tumbuh di tengah pandemi COVID-19
A A A
SURABAYA - Pengembang properti PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk meyakini pasar properti masih tetap tumbuh di tengah pandemi COVID-19 yang masih tinggi di Tanah Air. Sehingga, emiten berkode RISE itu optimistis target penjualan Rp300 miliar tahun ini bisa tercapai.

Direktur Utama PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk, Belinda Natalia mengakui tantangan yang dihadapi perseroan cukup berat. Namun demikian perseroan percaya tingkat kebutuhan masyarakat terhadap properti tetap ada. "Untuk mencapai target tersebut, kami telah menyiapkan sejumlah strategi," katanya saat public expose perseroan secara virtual, Senin (12/7/2021).

Baca juga: Mengamuk Karena Tak Diberi Rokok, Pria Gila di Tuban Tewas Dikeroyok

Salah satunya, perseroan tetap berkomitmen untuk menyelesaikan proyek tepat waktu dan melakukan pengembangan proyek baru. RISE juga tetap menjaga aktivitas perseroan sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola yang baik (Good Corporate Governance). "Sejumlah proyek yang dipastikan akan masih terus dilanjutkan diantaranya pembangunan kondominium ARC100 di Surabaya," ujar Belinda.

Di awal tahun 2021 ini, selain menyiapkan dua proyek terbarunya, yakni Dakota City dan TritanHub, perseroan juga berfokus pada pembangunan apartemen Kyo Society yang saat ini telah mencapai tahapan pembangunan struktur gedung. "Meski sedang dilanda pandemi, perseroan terus berupaya agar pembangunan proyek dapat berjalan lancar, tepat mutu, dan tepat waktu," ujar Belinda.

Rencananya, pada Oktober tahun ini perseroan juga akan meluncurkan proyek superblok yang terdiri dari komersial dan hunian di areal seluas 12 hektar di Jember. Tahap awal akan lebih dikembangkan proyek komersial, yakni shophouse. “Kami terus berfokus untuk berinovasi dan melahirkan konsep produk properti baru sesuai dengan kebutuhan pasar,” tutur Belinda.

Baca juga: Dampak PPKM Darurat, Permintaan Hewan Kurban Turun 20 Persen

Dia mengungkapkan, sepanjang kuartal I tahun 2021, perseroan berhasil membukukan penjualan sebesar Rp43 miliar. Kinerja ini cukup positif, mengingat sepanjang tahun 2020, perseroan hanya membukukan penjualan sebesar Rp152 miliar, dimana pendapatan terbesar diperoleh dari segmen townhouse dan hotel.

"Pada segmen perhotelan pada 2020 lalu terdapat kendala sehingga tidak dapat beroperasional secara optimal dikarenakan dampak pandemi COVID-19," jelas Belinda.
(msd)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1567 seconds (10.177#12.26)