Polisi Temukan Puluhan Amunisi saat Geledah Kantor 2 Pengusaha Buron Kasus Penipuan di Batam
Rabu, 18 Oktober 2023 - 07:44 WIB
loading...
Kasatreskrim Polresta Barelang, Kompol Budi Hartono. Foto/MPI/Dicky Sigit Rakasiwi
A
A
A
BATAM - Polisi menemukan puluhan butir amunisi ilegal, saat menggeledah kantor dua pengusaha properti di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Dua pengusaha berinisial Joh dan Thed yang merupakan bapak dan anak tersebut, kini buron usai menipu korban Rp19,5 miliar.
Baca juga: Dicari: Bapak dan Anak di Batam Buron Penipuan Rp19,5 Miliar
Amunisi ilegal yang ditemukan di kantor perusahaan milik Joh dan Thed tersebut, berupa 50 butir amunisi peluru tajam dan 20 butir amunisi peluru karet. Seluruh amunisi itu, digunakan untuk jenis senjata laras pendek.
Ditemukannya amunisi ilegal ini terungkap, saat penyidik Satreskrim Polresta Barelang melakukan penggeledahan untuk mencari barang bukti kasus penipuan di kantor perusahaan milik Joh dan Thed di Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam.
Baca juga: Mengejutkan! Suami Tuti Bersama Istri Muda Turut Jadi Tersangka Pembunuhan Subang
"Pada 14 September 2023 lalu, kita lakukan penggeledahan, dan ditemukan beberapa dokumen yang ada kaitannya jual beli properti. Selain itu juga ditemukan puluhan butir amunisi tidak berizin," ujar Kasatreskrim Polresta Barelang, Kompol Budi Hartono.
Baca juga: Dicari: Bapak dan Anak di Batam Buron Penipuan Rp19,5 Miliar
Amunisi ilegal yang ditemukan di kantor perusahaan milik Joh dan Thed tersebut, berupa 50 butir amunisi peluru tajam dan 20 butir amunisi peluru karet. Seluruh amunisi itu, digunakan untuk jenis senjata laras pendek.
Ditemukannya amunisi ilegal ini terungkap, saat penyidik Satreskrim Polresta Barelang melakukan penggeledahan untuk mencari barang bukti kasus penipuan di kantor perusahaan milik Joh dan Thed di Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam.
Baca juga: Mengejutkan! Suami Tuti Bersama Istri Muda Turut Jadi Tersangka Pembunuhan Subang
"Pada 14 September 2023 lalu, kita lakukan penggeledahan, dan ditemukan beberapa dokumen yang ada kaitannya jual beli properti. Selain itu juga ditemukan puluhan butir amunisi tidak berizin," ujar Kasatreskrim Polresta Barelang, Kompol Budi Hartono.
Lihat Juga :