Bikin Kapok! Jual Bubur 4 Mangkok Pedagang Ini Didenda PN Tasikmalaya Rp5 Juta
Selasa, 06 Juli 2021 - 15:45 WIB
loading...
Persidangan dengan terdakwa tukang bubur Salwa yang digelar secara virtual di halaman bekas Kantor Setda Kabupaten Tasikmalaya. Foto/iNews TV/Asep Juhariyono
A
A
A
TASIKMALAYA - Bikin jera! Mejelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tasikmalaya menjatuhkan vonis denda Rp5 juta atau subsider kuringan 5 hari penjara kepada seorang tukang bubur yang terbukti melanggar PPKM Darurat.
Baca juga: Langgar PPKM Darurat, Kerumunan Adu Burung Merpati di Tasikmalaya Dibubarkan
Tukang bubur bernama Salwa (28) dinyatakan bersalah karena telah melayani empat orang yang membeli empat mangkok bubur dan memakannya di lokasi mangkal, yakni perempatan lampu merah Gunung Sabeulah, Kota Tasikmalaya.
Baca juga: Sebelum Dijemput Tim Medis, Warga Tasikmalaya Ini Meninggal saat Isolasi Mandiri di Rumah
Salwa yang dihadirkan sebagai terdakwa sebenarnya merupakan adik dari pemilik usaha bubur, Endang Uloh (40) warga Garut. Dalam persidangan yang digelar secara virtual di halaman bekas Kantor Setda Kabupaten Tasikmalaya, Edang Uloh ikut dihadirkan sebagai saksi.
Pegawai dan pemilik usaha bubur ini dihadirkan dalam persidangan yang dipimpin oleh Hakim Abdul Gofur dan dihadiri oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Janu. Selain itu petugas dari tim Gugus Tugas COVID-19 yang melakukan penindakan juga dihadirkan sebagai saksi.
Baca juga: Langgar PPKM Darurat, Kerumunan Adu Burung Merpati di Tasikmalaya Dibubarkan
Tukang bubur bernama Salwa (28) dinyatakan bersalah karena telah melayani empat orang yang membeli empat mangkok bubur dan memakannya di lokasi mangkal, yakni perempatan lampu merah Gunung Sabeulah, Kota Tasikmalaya.
Baca juga: Sebelum Dijemput Tim Medis, Warga Tasikmalaya Ini Meninggal saat Isolasi Mandiri di Rumah
Salwa yang dihadirkan sebagai terdakwa sebenarnya merupakan adik dari pemilik usaha bubur, Endang Uloh (40) warga Garut. Dalam persidangan yang digelar secara virtual di halaman bekas Kantor Setda Kabupaten Tasikmalaya, Edang Uloh ikut dihadirkan sebagai saksi.
Pegawai dan pemilik usaha bubur ini dihadirkan dalam persidangan yang dipimpin oleh Hakim Abdul Gofur dan dihadiri oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Janu. Selain itu petugas dari tim Gugus Tugas COVID-19 yang melakukan penindakan juga dihadirkan sebagai saksi.
Lihat Juga :