Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Suhaimi, Napi Kabur dari Lapas Akhirnya Ditangkap saat Jalan-jalan ke Pasar

loading...
Suhaimi, Napi Kabur dari Lapas Akhirnya Ditangkap saat Jalan-jalan ke Pasar
Suhaimi, napi yang kabur saat disuruh ambil galon air akhirnya ditangkap saat jalan-jalan di pasar di Kota Jambi. Foto: Istimewa
MURATARA - Sehaimi, narapidana (napi) yang kabur , Minggu (27/6/2021) dari Lapas Kelas III Surulangun Rawas , Kabupaten Musi Rawas Utara ( Muratara ), saat disuruh mengambil galon air mineral akhirnya berhasil ditangkap di Kota Jambi, Senin (28/6/2021).

Kepala Lapas Surulangun Rawas, Indra Yudha menyampaikan bahwa napi yang kabur menerobos pintu utama Lapas, Minggu (27/6/2021) melarikan ke Jambi. Dan tim mengendus keberadaanya dan berhasil menangkap Suhaimi. “Alhamdulillah, napi atas nama Suhaimi sudah tertangkap kembali di Kota Jambi," kata Indra.

Baca juga: Disuruh Ambil Galon Air, Napi Asal Pali Malah Kabur dari Lapas

Dijelaskan Indra Yudha, Tim Satgas Kamtib Lapas Surulangun Rawas yang berjumlah 5 orang mendapat informasi bahwa yang bersangkutan kabur ke arah Jambi.

Kemudian Tim Satgas langsung bergerak cepat dan berkoordinasi dengan Polda Jambi untuk melakukan pencarian dan penangkapan. Awalnya tim Satgas mendapat informasi bahwa napi Suhaimi berada di rumah saudaranya di Kota Jambi.

Baca juga: ODGJ Bersenjata Gunting Rampok Minimarket, 2 Wanita Cantik Ini Histeris



Saat tim Satgas menggerebek rumah tersebut, ternyata Suhaimi tidak ada dan didapati informasi bahwa Suhaimi sedang pergi ke pasar.“Lalu, tim menuju pasar Kota Jambi, dan benar yang bersangkutan ada, sedang jalan kaki, langsung berhasil ditangkap," katanya.

Setalah itu, napi Suhaimi dibawa ke Lapas Surulangun Rawas untuk menjalaini sisa pidananya. Atas perbuatannya Suhaimi mendapat sanksi straf sel selama sebulan atas pelanggaran berat yang dilakukannya.

Selain itu, hak remisi tahun 2021 yang seharusnya didapatkan Suhaimi akhirnya ditangguhkan, serta pembebasan bersyaratnya dibatalkan. “Petugas jaga pintu utama akan kita periksa, kenapa dia lengah, kenapa bisa napi itu kabur, kalau nanti ada pelanggaran tentu akan ada sanksi," tegasnya.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top