Kisah Pilu Pasutri Lansia Terancam Kehilangan Rumah karena Bantu Tetangga
Rabu, 16 Juni 2021 - 19:04 WIB
loading...
Pasutri lansia; Ripan dan Munawaroh saat melaporkan perkaranya ke Mapolres Gresik. Foto: SINDOnews/Ashadi Ik
A
A
A
GRESIK - Pasangan suami istri (pasutri) yang kini lanjut usia (lansia) , Ripan (80) dan Munawaroh (63), tak menyangka tetangga yang pernah dibantunya, M, memberi balasan yang begitu menyakitkan, hingga pasangan kakek-nenek ini terancam kehilangan rumah.
Cerita pilu warga Asempapak, Kecamatan Sidayu, Gresik itu bermula saat tiba-tiba ada orang mendatangi rumahnya. Mengaku menjadi pemilik rumah seluas 151 meter persegi.
Ironisnya, orang yang mengklaim itu memiliki sertifikat. Pasutri lansia itu dibikin kaget bukan kepalang. Sebab, keduanya mengaku tidak pernah menjual.
Baca juga: Mencemaskan Bangkalan Zona Merah COVID-19, Penambahan Kasusnya Tertinggi di Jatim
Usut punya usut, sertifikat rumah itu ternyata digadaikan tetangganya berinisial M. Cerita bermula, saat M mengaku kesusahan hendak meminjam uang. Pasangan lansia ini tidak bisa berbuat banyak, karena dirinya juga hidup serba kekurangan.
Lalu, M berusaha merayu agar sertifikat rumahnya dipinjamkan ke dirinya. Tanpa berperasangka buruk, pasutri lansia ini memberikan sertifikat rumahnya. Saat itu Ripan sangat percaya kepala M karena dia pernah membantu anaknya masuk kerja di salah satu perusahaan di Gresik.
Cerita pilu warga Asempapak, Kecamatan Sidayu, Gresik itu bermula saat tiba-tiba ada orang mendatangi rumahnya. Mengaku menjadi pemilik rumah seluas 151 meter persegi.
Ironisnya, orang yang mengklaim itu memiliki sertifikat. Pasutri lansia itu dibikin kaget bukan kepalang. Sebab, keduanya mengaku tidak pernah menjual.
Baca juga: Mencemaskan Bangkalan Zona Merah COVID-19, Penambahan Kasusnya Tertinggi di Jatim
Usut punya usut, sertifikat rumah itu ternyata digadaikan tetangganya berinisial M. Cerita bermula, saat M mengaku kesusahan hendak meminjam uang. Pasangan lansia ini tidak bisa berbuat banyak, karena dirinya juga hidup serba kekurangan.
Lalu, M berusaha merayu agar sertifikat rumahnya dipinjamkan ke dirinya. Tanpa berperasangka buruk, pasutri lansia ini memberikan sertifikat rumahnya. Saat itu Ripan sangat percaya kepala M karena dia pernah membantu anaknya masuk kerja di salah satu perusahaan di Gresik.
Lihat Juga :