Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Bubarkan Kerumunan di Masjid Agung Demak, Petugas TNI Terpaksa Panjat Pagar

loading...
Bubarkan Kerumunan di Masjid Agung Demak, Petugas TNI Terpaksa Panjat Pagar
Seorang petugas TNI saat memanjat pagar masjid untuk membubarkan kerumunan di masjid yang juga menjadi kunjungan wisata itu, Selasa (8/6/2021). Foto: iNewsTV/Sukmawijaya
DEMAK - Satuan tugas (Satgas) COVID-19 Kabupaten Demak, Jawa Tengah ( Jateng ) yang terdiri dari TNI, Polri dan pemkab bertindak tegas dengan membubarkan kerumunan di Masjid Agung Demak, Selasa (8/6/2021) siang.

Ketegasan petugas itu menyusul status zona merah penyebaran COVID-19 , yang kini disandang Kabupaten Demak, karena melonjaknya kasus COVID-19 dalam beberapa hari terakhir.

Bubarkan Kerumunan di Masjid Agung Demak, Petugas TNI Terpaksa Panjat Pagar

Baca juga: Nyalakan Tanda Bahaya, COVID-19 di Demak Menggila Puluhan Desa Terancam Lockdown

Bahkan dalam aksi itu, seorang anggota TNI terpaksa melompat pagar demi membubarkan kerumunan pengunjung di Masjid Agung Demak, karena pintu pagar terkunci.



Diketahui, setelah Demak menyandang status zona merah penyebaran COVID-19, pemerintah telah menutup seluruh lokasi wisata religi, petugas akan menegur pengurus masjid yang membiarkan terjadinya kerumunan di lokasi tersebut. Bahkan spanduk bertuliskan masjid ditutup yang semula berada di pintu pagar telah bergeser di samping.

Bubarkan Kerumunan di Masjid Agung Demak, Petugas TNI Terpaksa Panjat Pagar

Baca juga: 34 Warganya Positif COVID-19, 1 Kampung di Pemalang Diisolasi Total

Beberapa saat setelah petugas masuk, seluruh pengunjung pun membubarkan diri, mereka berduyung-duyung mencari pintu keluar masjid, selanjutnya petugas akan memberikan sanksi kepada pengurus masjid agung demak.

Masjid Agung Demak merupakan destinasi wisata religi di Demak, selain situs masjid buatan Walisongo, di kompleks masjid terdapat makam-makam Raja Kesultanan Demak Bintoro yang biasanya menjadi tujuan ziarah para pengunjung dari luar kota.

“Setelah status penyebaran COVID-19 di Demak masuk zona merah, pemerintah pun menutup lokasi wisata Masjid Agung Demak dalam waktu yang belum bisa ditentukan,” kata Kapolres Demak, AKBP Andhika Bayu Adhittama.

Baca juga: COVID-19 Menggila di Gunungkidul, 3 Hari Ada 114 Kasus Baru, 1 Meninggal



Setelah menegur pengurus Masjid Agung Demak petugas segera mengembalikan letak spanduk penutupan masjid ke pintu pagar, petugas satgas COVID-19 dari TNI-Polri bergotong-royong memasang spanduk tersebut selanjutnya mereka mengawasi ketat kerumunan yang terjadi di masjid peninggalan wali tersebut.

Dari data tanggap COVID-19 Kabupaten Demak jumlah warga yang terpapar COVID dan dalam perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri mencapai 549 orang, dalam sehari ada penambahan 18 orang terpapar, dibandingkan dengan data pada tanggal 7 Juni 2021 lalu.
(nic)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top