Dakwah Syekh Maulana Ishaq, Mulai Bangun Masjid Hingga Gali Sumur
Jum'at, 04 Juni 2021 - 05:00 WIB
loading...
Kompleks makam Maulana Malik Ibrahim di Gresik.Foto/dok
A
A
A
Meski Syekh Maulana Ishaq tidak termasuk anggota Wali Songo , namun namanya sudah dikenal bahwa dia adalah ayahanda Sunan Giri alias Raden Paku.
Makam Syekh Maulana Ishaq ada yang meyakini berada di Gresik, tidak jauh dari alun alun tepatnya di kompleks makam Maulana Malik Ibrahim di Desa Gapurosukolilo Kecamatan Gresik Kabupaten Gresik. Makam tersebut sering dikunjungi peziarah.
Namun ada juga yang berkeyakinan bahwa makam Syech Maulana Ishaq berada di Desa Kemantren Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan. Berdasarkan penelitian Fasih Ulum, mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, kedatangan Syekh Maulana Ishaq ke desa Kemantren terjadi selama dua kali. Pertama di tahun 1443 M bertepatan dengan kelahiran anaknya yang bernama Raden Paku. Kedua sekitar tahun 1473 M setelah kembali dari Pasai.
Baca juga: Kisah Pangeran Soka, Syekh Magelung dan Sunan Gunung Jati
Syekh Maulana Ishaq menetap di Desa Kemantren dan menyebarkan Islam kepada masyarakat setempat dengan cara-cara yang damai, sopan dan santun, tidak dengan kekerasan, dan juga dengan cara-cara yang sesuaidengan keadaan sosial budaya yang menjadi kesukaan dari masyarakat pada saat itu.
Makam Syekh Maulana Ishaq ada yang meyakini berada di Gresik, tidak jauh dari alun alun tepatnya di kompleks makam Maulana Malik Ibrahim di Desa Gapurosukolilo Kecamatan Gresik Kabupaten Gresik. Makam tersebut sering dikunjungi peziarah.
Namun ada juga yang berkeyakinan bahwa makam Syech Maulana Ishaq berada di Desa Kemantren Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan. Berdasarkan penelitian Fasih Ulum, mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, kedatangan Syekh Maulana Ishaq ke desa Kemantren terjadi selama dua kali. Pertama di tahun 1443 M bertepatan dengan kelahiran anaknya yang bernama Raden Paku. Kedua sekitar tahun 1473 M setelah kembali dari Pasai.
Baca juga: Kisah Pangeran Soka, Syekh Magelung dan Sunan Gunung Jati
Syekh Maulana Ishaq menetap di Desa Kemantren dan menyebarkan Islam kepada masyarakat setempat dengan cara-cara yang damai, sopan dan santun, tidak dengan kekerasan, dan juga dengan cara-cara yang sesuaidengan keadaan sosial budaya yang menjadi kesukaan dari masyarakat pada saat itu.
Lihat Juga :