Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Tiba di Bandara Depati Amir, Penumpang Langsung Swab Antigen

loading...
Tiba di Bandara Depati Amir, Penumpang Langsung Swab Antigen
Petugas mengambil sampel swab antigen para penumpang di Bandara Depati Amir Pangkalpinang. Foto: iNews/Haryanto
PANGKALPINANG - Seluruh penumpang pesawat yang baru saja tiba di Bandara Depati Amir Pangkalpinang , langsung diswab antigen oleh petugas di pintu kedatangan,Rabu (17/5/2021).

Swab tersebut dilakukan guna mengantisipasi lonjakan COVID-19 di Bangka Belitung ( Babel ), pascalebaran Idul Fitri 1442 Hijriah.

Gubernur Babel Erzaldi Rosman mengatakan, kebijakan tersebut sebagai upaya Pemprov Babel melindungi masyarakat, dari gelombang paparan virus corona yang kian hari jumlahnya terus bertambah.

Baca juga: Selama Larangan Mudik Lebaran, 447 Kendaraan di Bali Diputarbalik



"Kami membuat kebijakan setiap penumpang yang mendarat di Bandara Depati Amir dan Hanandjoeddin Belitung maupun pelabuhan, harus melakukan swab antigen. Meskipun yang berangkat sudah memiliki surat swab antigen dari daerah asalnya," kata Gubernur Erzaldi.

Dia menuturkan, fasilitas swab antigen ulang bagi penumpang ini disediakan oleh Pemprov Babel yang terjamin akan kwatilas dan keakuratannya. “Ini tanpa dipungut biaya. Jadi masyakarat yang akan datang, baik ke Bangka maupun Belitung wajib menjalani swab ini," ujarnya.

Baca juga: Wanita Berambut Pirang yang Maki-maki Petugas, Akhirnya Ditangkap dan Minta Maaf

Sekretaris Satgas COVID-19 Babel, Mikron Antariksa menjelaskan, kebijakan tersebut merujuk pada Surat Edera Kementrian Perhubungan, tentang antisipasi perjalanan masyarakat pada arus balik lebaran Idul Fitri 1442 Hijirah.

“Hari ini kami lakukan swab antigen ulang kepada para penumpang di masa peniadaan mudik tertanggal 6 Mei hingga 17 Mei 2021. Sedangkan pada 18 hingga 24 Mei, bagi penumpang yang menggunakan GeNose, itu yang akan kami ulang swab antigen," kata Mikron.

Selanjutnya kata Mikron, setelah masa pengeraman mudik terhitung sejak 25 Mei, masyarakat yang akan melakukan perjalanan ke wilayah Babel, diwajibkan menunjukan hasil pemeriksaan negatif minimal swab antigen dengan mengikuti ketentuan masa berlaku Satgas COVID-19.



"Ini salah satu cara kami mencegah terjadinya penularan COVID-19 secara masif di Babel. Karena saat ini Babel masuk jajaran lima besar peningkatan positifnya khusus di wilayah Sumatra," ujarnya.

Baca juga: Diduga Ajak Berhubungan Seks di Masjid, Guru Besar Tarekat Naqshabandiyah Dipolisikan

Kebijakan ini disambut baik para penumpang yang menurut mereka, hal positif yang harus dilakukan agar Pandemi COVID-19 segara teratasi.

“Saya kesini (Pangkalpinang) dalam rangka tugas. Saya sangat mendukung kebijakan ini, karena memang kita khawatir terjadi ledakan baru COVID-19. Oleh karenanya setiap orang wajib lah mengikuti ini, supaya daerah ini tetap aman," kata salah satu penumpang, Irene.

Dari 35 penumpang yang diambil sampel swab antigen, semuanya menunjukan hasil negatif dan diperbolehkan melanjutkan perjalanan di Babel.

Jika terdapat penumpang yang positif, maka akan langsung dikarantina di Rumah Sakit COVID-19 di RSUP Ir. Soekarno, di Air Anyir, Kabupaten Bangka dan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Babel.
(nic)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top