Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Bandung Ramai Wisatawan, Komunitas Cosplay Kecipratan Berkah Lebaran 2021

loading...
Bandung Ramai Wisatawan, Komunitas Cosplay Kecipratan Berkah Lebaran 2021
Sejumlah cosplayer mengais rejeki di kawasan Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Sabtu (15/5/2021). Foto/Agung Bakti Sarasa
BANDUNG - Aktivitas wisata di Kota Bandung pada H+2 Lebaran 2021 terpantau cukup ramai seperti yang tampak di kawasan Jalan Asia Afrika dan Alun-alun Bandung.

Di kawasan tersebut, wisatawan yang umumnya warga lokal itu menikmati suasana Bandung sambil berfoto ria dengan latar belakang bangunan-bangunan bersejarah seperti Gedung Asia Afrika.

Di tengah keramaian, tampak pula puluhan cosplayer mencoba menghibur wisatawan. Mengenakan beragam kostum unik, mereka mencoba mengais berkah Lebaran dengan menawarkan diri berfoto bersama wisatawan.

Diketahui, cosplayer sendiri merupakan orang-orang yang hobi mengenakan pakaian beserta aksesori dan rias wajah seperti yang dikenakan tokoh-tokoh dalam anime, manga, dongeng, permainan video, penyanyi dan musisi, hingga film kartun.



Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan Jalan Asia Afrika dan Alun-alun Bandung memang menjadi tempat mengais rejeki komunitas cosplayer. Kehadiran mereka memberikan warna tersendiri di tengah kegembiraan wisatawan.

Terlebih, para cosplayer itu pun tak mematok tarif kepada wisatawan yang ingin berfoto dengan mereka. Berapapun imbalan yang diberikan wisatawan, mereka terima dengan ikhlas.

"Alhamdulillah, Lebaran kali ini bawa berkah," ungkap salah seorang cosplayer yang memerankan sosok hantu grim reaper.

Menurut dia, berkah yang dirasakannya tak lepas dari diizinkannya aktivitas wisata di kawasan Jalan Asia Afrika dan Alun-alun Bandung selama libur Lebaran 2021.

Kondisi tersebut, kata dia, berbanding terbalik dengan Lebaran tahun lalu mengingat kawasan tersebut benar-benar ditutup untuk umum.

"Lebaran tahun lalu gak bisa (mengais rejeki) sama sekali," ungkapnya.



Meski begitu, mereka mengaku bahwa rejeki yang berhasil diperoleh hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Harapannya, pemerintah memberikan perhatian kepada komunitas cosplay, agar mereka bisa menjalani kehidupan yang lebih baik.

"Alhamdulillah, sedikit-sedikit rejeki ada, tapi ya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari," ungkap cosplayer lainnya yang memerankan sosok suster.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top