Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Warga Panik dan Kocar-kacir Tinggalkan Lokasi Nongkrong saat Tim Satgas COVID-19 Datang

loading...
Warga Panik dan Kocar-kacir Tinggalkan Lokasi Nongkrong saat Tim Satgas COVID-19 Datang
Warga yang sedang berkerumun panik dan kocar-kacir meninggalkan lokasi nongkrong saat tim Satgas COVID-19 datang menyasar lokasi kerumunan. Foto: iNews/Alip Sutarto
JEPARA - Kerumunan warga yang nongkrong di Jalan Hos Cokroaminoto, Jepara , Selasa (11/5/2021) malam, tiba-tiba panik dan meninggalkan lokasi saat Tim Satgas COVID-19 Jepara tiba di lokasi keramaian.

Kehadiran Tim Satgas COVID-19 ini dalam rangka tes swab antigen secara acak terhadap warga yang berkerumun. Sebagian dari mereka yang belum sempat kabur diminta menjalani tes swab.

Warga Panik dan Kocar-kacir Tinggalkan Lokasi Nongkrong saat Tim Satgas COVID-19 Datang

Baca juga: Hindari Kerumunan di Satu Titik, Pemkot Bandung Minta Semua Masjid Gelar Salat Id

Langkah tersebut dilakukan guna mencegah penyebaran COVID-19 . “Karena disinyalir sejumlah pemudik lolos dari penyekatan di sejumlah kota,” kata Kompol Joko Purnomo, Kabagren Polres Jepara.



Selain itu, sepanjang Jalan Hos Cokroaminoto sering dijadikan tempat nongkrong warga sehingga menimbulkan kerumunan. “Dari 21 orang yang menjalani swab antigen secara acak, satu orang warga Langon, Tahunan, Jepara, dinyatakan positif COVID-19 ,” kata Tim Satgas COVID-19 , Jepara, Jawa Tengah, dr. Eko Cahyo Kuspeno.

Warga Panik dan Kocar-kacir Tinggalkan Lokasi Nongkrong saat Tim Satgas COVID-19 Datang

Baca juga: Jelang Lebaran, Kasus COVID-19 di Majalengka Terus Bertambah

Dengan adanya satu orang yang dinyatakan positif COVID-19, tim satgas akan berkoordinasi satgas kecamatan tahunan dan desa langon, guna memonitoring terhadap yang bersangkutan agar menjalani karantina mandiri selama 10 hari.

“Dengan kegiatan swab antigen secara acak ini bisa memberikan efek jera dan edukasi kepada masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan COVID-19,” tandasnya.
(nic)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top