Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Hindari Kerumunan di Satu Titik, Pemkot Bandung Minta Semua Masjid Gelar Salat Id

loading...
Hindari Kerumunan di Satu Titik, Pemkot Bandung Minta Semua Masjid Gelar Salat Id
Pemkot Bandung meminta semua masjid menggelar salat id
BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung mengimbau agar semua masjid menggelar salat Idul Fitri 1442 Hijriah untuk memecah terjadinya kerumunan di satu titik. Imbauan ini sebagai sinyal positif digelarnya salat id di luar.

Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Oded M. Danial berharap masjid-masjid di Kota Bandung menggelar salat Idul Fitri 1442 Hijriah. Sehingga dapat memecah konsentrasi jemaah yang biasa melaksanakan salat Id di lapangan atau masjid besar.

Ini merupakan upaya desentralisasi pelaksanaan salat Idul Fitri. Sehingga bisa meminimalisir terjadinya kerumunan. “disepakati, Idul Fitri dilaksanakan dengan konsep desentralisasi. Artinya semakin menyebar semakin baik. Karena jumlah jemaah yang ikut dalam salat Idul fitri akan semakin sedikit,” kata Oded.

Baca juga: Viral Mudik Jalan Kaki Gombong-Soreang, Gubernur Jabar Beri Bantuan Dani dan Masitoh



Oded menerangkan, biasanya pelaksanaan salat Id dilakukan di masjid atau lapangan dengan daya tampung besar agar dapat menghimpun jemaah dari beberapa masjid. Sehingga jumlah jemaahnya pun akan banyak.

Namun, tahun ini Oded berharap, setiap masjid, termasuk masjid berkapasitas kecil yang biasanya tidak melaksanakan salat Id diimbau untuk menggelar salat id. Bahkan sebisa mungkin salat Id dilaksanakan hingga ke level RT atau RW.

Baca juga: 2 Travel Gelap Ditahan Aparat di Kuningan, Penumpangnya Dibolehkan Mudik

“Di Kota Bandung ada sekitar 4.000 masjid. Biasanya salat Idul Fitri gabungan beberapa masjid di satu tempat. Sekarang, kebijakan kita salat Idul Fitri didesentralisasi. Kalau pendekatannya RT, itu ada 9.000an. Itu lebih baik,” bebernya.

Kendati mengizinkan menggelar salat Id berjemaah, Oded tetap mengingatkan agar setiap masjid mempersiapkannya dengan matang. “Nanti tetap harus diadakan simulasi dulu. Berkoordinasi juga dengan Satgas di level kewilayahan,” jelasnya.
(msd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top