Ketua Lesbumi PBNU Wafat, Semasa Hidup Dikenal Sebagai Begawan Sejarah NU
Selasa, 27 April 2021 - 11:52 WIB
loading...
Ketua Lesbumi PBNU Wafat. semasa hidupnya dikenal sebagai begawan sejarah NU.Foto/ist
A
A
A
SURABAYA - Sejarawan yang juga begawan kebudayaan serta Ketua Lembaga Seniman dan Budayawan Muslimin Indonesia ( Lesbumi ) PBNU KH Agus Sunyoto meninggal dunia di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) dr. Ramelan Surabaya, Selasa (27/4/2021).
Almarhum termasuk budayawan yang produktif menulis di sepanjang hidupnya. Beberapa bukunya menjadi penuntun angin di ruang sejarah dan kebudayaan di Indonesia. Salah satu karya masterpiece miliknya adalah buku Atlas Wali Songo yang mengisahkan penyebaran agama Islam di Nusantara.
Dalam buku itu, almarhum mengajak pembaca berselancar bahwa Wali Songo adalah fakta sejarah, bukan sekadar dongeng. Selain itu, karya-karya besarnya yang bisa dibaca khalayak adalah Resolusi Jihad, Banser Berjihad Melawan PKI, Sunan Ampel: Taktik dan Strategi Dakwah Islam di Jawa, dan Suluk Abdul Jalil: Perjalanan Ruhani Syeh Siti Jenar.
baca juga: Ketua Lesbumi PBNU KH Agus Sunyoto Wafat di Surabaya
Selain itu, indung semang kebudayaan di NU ini juga produktif menghasilkan karya fiksi yang banyak dipublikasikan dalam bentuk cerita bersambung seperti Anak-Anak Tuhan (1985); Orang-Orang Bawah Tanah (1985); Ki Ageng Badar Wonosobo (1986); Khatra (1987); Hizbul Khofi (1987); Khatraat (1987) dan Gembong Kertapati (1988).
Almarhum termasuk budayawan yang produktif menulis di sepanjang hidupnya. Beberapa bukunya menjadi penuntun angin di ruang sejarah dan kebudayaan di Indonesia. Salah satu karya masterpiece miliknya adalah buku Atlas Wali Songo yang mengisahkan penyebaran agama Islam di Nusantara.
Dalam buku itu, almarhum mengajak pembaca berselancar bahwa Wali Songo adalah fakta sejarah, bukan sekadar dongeng. Selain itu, karya-karya besarnya yang bisa dibaca khalayak adalah Resolusi Jihad, Banser Berjihad Melawan PKI, Sunan Ampel: Taktik dan Strategi Dakwah Islam di Jawa, dan Suluk Abdul Jalil: Perjalanan Ruhani Syeh Siti Jenar.
baca juga: Ketua Lesbumi PBNU KH Agus Sunyoto Wafat di Surabaya
Selain itu, indung semang kebudayaan di NU ini juga produktif menghasilkan karya fiksi yang banyak dipublikasikan dalam bentuk cerita bersambung seperti Anak-Anak Tuhan (1985); Orang-Orang Bawah Tanah (1985); Ki Ageng Badar Wonosobo (1986); Khatra (1987); Hizbul Khofi (1987); Khatraat (1987) dan Gembong Kertapati (1988).
Lihat Juga :