Warga Deliserdang Meninggal Dunia usai Ditangkap Polisi, Mukanya Lebam
Kamis, 26 Desember 2024 - 17:55 WIB
loading...
Keluarga menangis di dekat jenazah Budianto Sitepu di Rumah Sakit Umum Bhayangkara Medan pada Kamis (26/12/2024) siang. Budianto meninggal usai ditangkap polisi. FOTO/TANGKAPAN LAYAR
A
A
A
DELISERDANG - Suasana haru dan pilu menyelimuti Rumah Sakit Umum Bhayangkara Medan pada Kamis (26/12/2024) siang ketika Dumariah Simangungsong, istri dari almarhum Budianto Sitepu, melihat jenazah suaminya dibawa ke ruang visum. Dumariah tak kuasa menahan tangis histeris, menarik perhatian warga yang berada di rumah sakit tersebut.
Budianto Sitepu, seorang warga Deliserdang, meninggal dunia setelah ditangkap oleh enam oknum polisi yang mengaku berasal dari Satuan Reskrim Polrestabes Medan. Penangkapan tersebut terjadi pada Rabu (25/12/2024) malam, bertepatan dengan hari pertama Natal, di Jalan Medan-Binjai, Gang Horas, Sunggal, Deliserdang.
Menurut Dumariah, kejadian bermula ketika suaminya bersama teman-temannya sedang berada di sebuah warung tuak pada Selasa (24/12/2024) malam. Mereka menghabiskan malam sambil mabuk dan menikmati musik. Ketika sudah larut malam, tetangga warung bernama Siagian merasa keberatan dengan suara bising dari warung. Namun keberatan itu tidak diabaikan.
Pada Rabu (25/12/2024) malam, Budianto dan teman-temannya kembali datang ke kedai tuak. Mereka juga menikmati musik. Kejadian serupa Kembali terjadi, tetangga warung keberatan tapi Kembali diabaikan.
Budianto Sitepu, seorang warga Deliserdang, meninggal dunia setelah ditangkap oleh enam oknum polisi yang mengaku berasal dari Satuan Reskrim Polrestabes Medan. Penangkapan tersebut terjadi pada Rabu (25/12/2024) malam, bertepatan dengan hari pertama Natal, di Jalan Medan-Binjai, Gang Horas, Sunggal, Deliserdang.
Menurut Dumariah, kejadian bermula ketika suaminya bersama teman-temannya sedang berada di sebuah warung tuak pada Selasa (24/12/2024) malam. Mereka menghabiskan malam sambil mabuk dan menikmati musik. Ketika sudah larut malam, tetangga warung bernama Siagian merasa keberatan dengan suara bising dari warung. Namun keberatan itu tidak diabaikan.
Pada Rabu (25/12/2024) malam, Budianto dan teman-temannya kembali datang ke kedai tuak. Mereka juga menikmati musik. Kejadian serupa Kembali terjadi, tetangga warung keberatan tapi Kembali diabaikan.
Lihat Juga :