Rapat dengan Kemenko Polhukam, Sekda Paparkan Kondisi Covid-19 di Maros

Kamis, 15 April 2021 - 15:45 WIB
loading...
Rapat dengan Kemenko...
Rapat koordinasi Pemkab Maros bersama pihak Kemenko Polhukam, Kamis (15/4/2021). Foto: SINDOnews/Najmi Limonu
A A A
MAROS - Pemerintah Kabupaten Maros melakukan rapat monitoring dan evaluasi pencegahan dan penanganan Covid-19 pihak Kemenko Polhukam di ruang rapat kantor Bupati Maros, Senin (15/4).

Sekda Maros, Andi Davied Syamsuddin mewakili bupati dan wakil bupati di hadapan pihak Kemenko Polhukam menyampaikan, kasus Covid-19 di Kabupaten Maros mengalami tren penurunan.

Baca juga: 25 Sekolah di Maros Disiapkan untuk Pembelajaran Tatap Muka

Saat ini kata Davied, hanya terdapat tujuh kasus aktif Covid-19 saja, tiga di antaranya kasus tanpa gejala. Kasus kesembuhan berada di angka 96%. Angka kematian berada di tingkat 1,3%, dengan total konfirmasi kasus sebanyak 1.646.

"Sejak kasus Covid pertama pada tanggal 27 Maret 2020 ada tiga puncak kasus di Maros. Pertama pada bulan Juni, kedua pada bulan Agustus, dan puncak tertinggi berada pada bulan Desember dan Januari. Tepat tanggal 26 Januari 2021, menjadi puncak tertinggi kasus yakni sebanyak 297 yang terkonfirmasi aktif. Namun sejak tanggal itu pula terjadi penurunan terus menerus hingga hari ini," tutur Sekda Maros.

Di sisi lain kata Sekda, proses vaksinasi untuk memutus penyebaran Covid-19 terus dilakukan. Sampai saat ini, vaksinasi telah dilakukan terhadap 13.000 orang, terdiri dari TNI-Polri, nakes, pelayan publik, termasuk tenaga pendidik dan tokoh-tokoh agama serta tokoh masyarakat.

Ketua Tim Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Kemenko Polhukam , Kolonel Inf Suteikno Suleman menyampaikan, rapat koordinasi ini dilakukan berdasarkan Perpres No. 82 tahun 2020 yang mengatur tentang pembentukan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden.

Baca juga: Chaidir Syam Dukung Hadirnya Kawasan Industri di Maros

"Komite ini dibuat dalam rangka penanganan Covid-19 yang memutus mata rantai dan ekonomi masih bisa berjalan dengan lancar. Implementasinya kami mau tau sejauh mana pelaksanaannya, karena kebijakan-kebijakan dalam bidang kesehatan, ekonomi sudah banyak dikeluarkan termasuk kementerian lembanga terkait," ungkap Ketua Tim Kemenko Polhukam .

Ketua DPRD Maros , Andi Patarai Amir yang hadir mengapresiasi kinerja pihak terkait dalam pencegahan dan penanganan Covid-19. Andi Patarai menyampaikan, dengan rendahnya kasus di Kabupaten Maros, memungkinkan diadakannya pembelajaran tatap muka terbatas dengan tetap mematuhi protokol kesehatan .

"Kemarin saya dan sekda telah mengadakan rapat dengan jajaran Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan Tim Satgas untuk membentuk tim verifikasi monitoring evaluasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka. Insyaallah hari Senin depan kita akan mengadakan screening terhadap tenaga pengajar dalam hal ini guru yang diberikan rekomendasi melakukan pembelajaran tatap muka terbatas," jelas Ketua DPRD Maros .

Baca juga: 3.322 Imam Masjid dan Lansia di Kabupaten Maros Sudah Divaksin

Komandan Kodim 1422 Maros, Letkol Inf Budi Rahman ikut melaporkan penanganan Covid-19 meliputi, pelaksanakan pendisiplinan protokol kesehatan melalui operasi penegakan yang dilakukan sejak awal pandemi sampai sekarang, terlibat dalam penerapan 3T yakni tracing, testing dan treatment, pendampingan UMKM, serta pemberian bantuan logistik selama masa isolasi.

"Selain membantu penanganan Covid, kami juga membuka akses gratis wifi untuk pembelajaran online sebagai wadah bagi siswa yang mengalami keterbatasan internet. Keterbatasan internet kerap dirasakan bagi siswa yang jauh dari pusat kota seperti tiga kecamatan Camara yakni Camba, Mallawa, dan Cenrana. Selain itu kita juga aktif menyosialisasikan vaksinasi," lapor Budi Rahman.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Korupsi APD Covid-19,...
Korupsi APD Covid-19, Kejaksaan Tahan Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut
Bupati Manggarai Pecat...
Bupati Manggarai Pecat 249 Tenaga Kesehatan Non-ASN, Ada Apa?
Tersangka Korupsi APD...
Tersangka Korupsi APD Covid-19, Kadinkes Sumut Ditangkap Kejaksaan
Sandiaga Uno Minta Warga...
Sandiaga Uno Minta Warga Cianjur Jaga Prokes usai Kasus Covid-19 Meningkat
Perubahan Iklim Disebut...
Perubahan Iklim Disebut Komnas HAM Jadi Krisis Terberat usai Covid-19
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Deretan Fakta Menarik...
Deretan Fakta Menarik Usai Belanda Hajar Swedia 5-1
Berita Terkini
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved