Potensi Desa Besar, Pemberdayaan BUMDes Perlu Dukungan
Jum'at, 09 April 2021 - 09:05 WIB
loading...
Ilustrasi/Dok
A
A
A
BANDUNG - Potensi pengembangan ekonomi desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dinilai cukup besar. Sayangnya, potensi tersebut belum diimbangi dengan sumber daya manusia (SDM) yang mampu mengelola potensi desa dengan maksimal.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jawa Barat Bambang Tirtoyuliono mengatakan, aparatur desa dan pengelola BUMDes memiliki peranan penting dalam mengembangkan potensi desa. Mereka garda terdepan dalam pengembangan desa.
BUMDes diharapkan bisa memaksimalkan potensi desa dengan prinsip berkelanjutan dan memperhatikan kearifan lokal.
Sehingga mampu memberi dampak bagi kesejahteraan masyarakat. Apalagi di pedesaan di Jawa Barat jumlahnya mencapai 72% dari total jumlah penduduk di Jawa Barat. Dari 5.312 desa di Jawa Barat, terdapat 4.921 BUMDes.
Sayangnya, diakui belum semua aparatur desa dan direktur BUMDes mampu menjalankan bisnisnya dengan baik. Hal ini sangat terkait dengan masih terbatasnya wawasan dan skill bisnis.
Menurut dia, salah satu upaya pengembangan SDM dan BUMDes, pihaknya mengembangkan program Sabisa. Program ini diikuti kepala desa dan direktur BUMDes.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jawa Barat Bambang Tirtoyuliono mengatakan, aparatur desa dan pengelola BUMDes memiliki peranan penting dalam mengembangkan potensi desa. Mereka garda terdepan dalam pengembangan desa.
BUMDes diharapkan bisa memaksimalkan potensi desa dengan prinsip berkelanjutan dan memperhatikan kearifan lokal.
Sehingga mampu memberi dampak bagi kesejahteraan masyarakat. Apalagi di pedesaan di Jawa Barat jumlahnya mencapai 72% dari total jumlah penduduk di Jawa Barat. Dari 5.312 desa di Jawa Barat, terdapat 4.921 BUMDes.
Sayangnya, diakui belum semua aparatur desa dan direktur BUMDes mampu menjalankan bisnisnya dengan baik. Hal ini sangat terkait dengan masih terbatasnya wawasan dan skill bisnis.
Menurut dia, salah satu upaya pengembangan SDM dan BUMDes, pihaknya mengembangkan program Sabisa. Program ini diikuti kepala desa dan direktur BUMDes.
Lihat Juga :