Gerah Aksi Pemerasan Marak di Blitar Kota, 195 Preman Ditangkapi
Kamis, 08 April 2021 - 20:09 WIB
loading...
Polres Blitar Kota menangkap 195 pelaku aksi premanisme disertai pengeroyokan dan kekerasan. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A
A
A
BLITAR - Aksi premanisme dengan modus merampas ponsel disertai kekerasan juga pengeroyokan sedang marak di wilayah hukum Polres Blitar Kota. Dalam operasi Pekat Semeru yang digelar 12 hari, aparat Polres Blitar Kota menangkap 195 pelaku aksi premanisme.
Baca juga: Uang Rp200 Juta Dikembalikan, Kuasa Hukum: Bukti Terjadi Kesalahan dan Pemerasan di Polsek Medan Helvetia
"Semuanya telah ditetapkan sebagai tersangka," ujar Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan, Kamis (8/4/2021). Aksi perampasan ponsel berlangsung di jalan raya. Begitu juga dengan aksi pengeroyokan di mana korbannya langsung melapor ke kepolisian.
Baca juga: Minta Uang Keamanan Rp1 Juta ke Teknisi Perusahaan Telekomunikasi, 2 Anggota Ormas Diciduk
Aksi premanisme yang terjaring operasi Pekat Semeru tersebut juga berlangsung di lingkungan anak anak jalanan. Sebanyak 195 pelaku premanisme yang ditetapkan tersangka tersebut, lanjut dia, berasal dari 181 kasus.
Baca juga: Uang Rp200 Juta Dikembalikan, Kuasa Hukum: Bukti Terjadi Kesalahan dan Pemerasan di Polsek Medan Helvetia
"Semuanya telah ditetapkan sebagai tersangka," ujar Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan, Kamis (8/4/2021). Aksi perampasan ponsel berlangsung di jalan raya. Begitu juga dengan aksi pengeroyokan di mana korbannya langsung melapor ke kepolisian.
Baca juga: Minta Uang Keamanan Rp1 Juta ke Teknisi Perusahaan Telekomunikasi, 2 Anggota Ormas Diciduk
Aksi premanisme yang terjaring operasi Pekat Semeru tersebut juga berlangsung di lingkungan anak anak jalanan. Sebanyak 195 pelaku premanisme yang ditetapkan tersangka tersebut, lanjut dia, berasal dari 181 kasus.
Lihat Juga :