Janda Seksi Terapis Pijat Tewas oleh 2 Tusukan Mematikan Wanto Saat Berhubungan Seks
Rabu, 10 Maret 2021 - 14:00 WIB
loading...
Wanto, (24) memperagakan adegan ke 17 saat menusuk leher Santi (44) terapis pijat di Mojokerto. Foto/SINDOnews/Tritus Julan
A
A
A
MOJOKERTO - Ambarwati alias Santi terapis wanita di tempat pijat Berkah, Jalan Raya Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto tewas dengan cara mengenaskan. Janda berusia 44 tahun ini meregang nyawa usai ditusuk di bagian punggung dan leher.
Baca juga: Celana Tertinggal di TKP, Pembunuh Santi Terapis Pijat di Mojokerto Kabur Telanjang
Hal itu terkuak saat polisi melakukan rekontruksi kasus tewasnya janda asal Lohceret, Kabupaten Nganjuk itu. Dalam reka ulang itu, Mohammad Irwanto alias Wanto mengabisi nyawa Santi dengan cara ditusuk hingga dua kali saat keduanya tengah berhubungan badan di bilik pijat berukuran 2X1,5 meter itu.
Dalam adegan ke 16 pria berusia 24 tahun itu nampak menusuk bagian pinggang Santi dengan bendo (sajam sejenis parang) yang sudah disiapkannya. Tak hanya itu, dalam posisi nungging itu, pelaku kemudian kembali menusuk bagian leher belakang korban hingga membuat darah mengucur membasahi kasur dan lantai.
Baca juga: Partai Demokrat Jatim Kecolongan, Emil Akui Kadernya Ikut KLB untuk Kudeta AHY
"Tadi sudah diperagakan sebanyak 30 adegan. Dimana adegan yang menjadi krusial terjadinya pembunuhan tersebut pada adegan 15 hingga adegan ke 23," kata Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Deddy Supriyadi, usai melakukan rekontruksi, Rabu (10/3/2021).
Rekontruksi ini kata Deddy dilakukan di dua lokasi. Tempat pertama yakni lokasi pembunuhan atau di tempat pijat Berkah di Jalan Raya Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Di lokasi ini tersangka diminta petugas untuk memperagakan awal mula pertemuan dengan Santi hingga aksi pembunuhan sadis yang dilakukannya itu.
Baca juga: Celana Tertinggal di TKP, Pembunuh Santi Terapis Pijat di Mojokerto Kabur Telanjang
Hal itu terkuak saat polisi melakukan rekontruksi kasus tewasnya janda asal Lohceret, Kabupaten Nganjuk itu. Dalam reka ulang itu, Mohammad Irwanto alias Wanto mengabisi nyawa Santi dengan cara ditusuk hingga dua kali saat keduanya tengah berhubungan badan di bilik pijat berukuran 2X1,5 meter itu.
Dalam adegan ke 16 pria berusia 24 tahun itu nampak menusuk bagian pinggang Santi dengan bendo (sajam sejenis parang) yang sudah disiapkannya. Tak hanya itu, dalam posisi nungging itu, pelaku kemudian kembali menusuk bagian leher belakang korban hingga membuat darah mengucur membasahi kasur dan lantai.
Baca juga: Partai Demokrat Jatim Kecolongan, Emil Akui Kadernya Ikut KLB untuk Kudeta AHY
"Tadi sudah diperagakan sebanyak 30 adegan. Dimana adegan yang menjadi krusial terjadinya pembunuhan tersebut pada adegan 15 hingga adegan ke 23," kata Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Deddy Supriyadi, usai melakukan rekontruksi, Rabu (10/3/2021).
Rekontruksi ini kata Deddy dilakukan di dua lokasi. Tempat pertama yakni lokasi pembunuhan atau di tempat pijat Berkah di Jalan Raya Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Di lokasi ini tersangka diminta petugas untuk memperagakan awal mula pertemuan dengan Santi hingga aksi pembunuhan sadis yang dilakukannya itu.
Lihat Juga :