Miris, Tak Ada Salep untuk Gatal, Korban Banjir Demak Terpaksa Obati Kulit Pakai Solar
Senin, 01 Maret 2021 - 07:43 WIB
loading...
Warga di Desa Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, terpaksa menggunakan solar untuk mengobati gatal-gatal akibat banjir. Foto/iNews TV/Sukmawijaya
A
A
A
DEMAK - Tidak ada salep kulit, warga korban banjir di Desa Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, terpaksa menggunakan solar untuk mengobati kaki dari penyakit kulit. Penyakit kulit mendera warga, setelah permukimannya tergenang air kotor .
Baca juga: Banjir Terjang Panti Rehabilitasi, Pengurus Panti Berjibaku Evakuasi Pasien Gangguan Jiwa
Lima hari sejak banjir kedua melanda Desa Sayung, belum ada tim medis yang masuk ke lokasi bencana . Namun beberapa bantuan sembako dan makanan instan mulai berdatangan dari para relawan.
Sumadi, salah seorang korban banjir di Desa Sayung, mengaku terpaksa mengolesi kakinya yang gatal akibat terkena banjir dengan solar. "Menggunakan solar jadi pilihan, karena tidak ada salep. Selain itu, setelah diolesi solar kulit tidak gatal lagi," ungkapnya.
Baca juga: 500 Hektare Tanah Dirampas, 24 Hari Tangis dan Aksi Warga Gemparkan Sumut
Selain ketersediaan salep tidak ada, penggunaan solar sebagai obat gatal pada kulit ini menjadi pilihan warga Desa Sayung, karena harga salep kulit cukup mahal. "Kita gunakan bahan seadanya saja untuk obat," tuturnya.
Baca juga: Banjir Terjang Panti Rehabilitasi, Pengurus Panti Berjibaku Evakuasi Pasien Gangguan Jiwa
Lima hari sejak banjir kedua melanda Desa Sayung, belum ada tim medis yang masuk ke lokasi bencana . Namun beberapa bantuan sembako dan makanan instan mulai berdatangan dari para relawan.
Sumadi, salah seorang korban banjir di Desa Sayung, mengaku terpaksa mengolesi kakinya yang gatal akibat terkena banjir dengan solar. "Menggunakan solar jadi pilihan, karena tidak ada salep. Selain itu, setelah diolesi solar kulit tidak gatal lagi," ungkapnya.
Baca juga: 500 Hektare Tanah Dirampas, 24 Hari Tangis dan Aksi Warga Gemparkan Sumut
Selain ketersediaan salep tidak ada, penggunaan solar sebagai obat gatal pada kulit ini menjadi pilihan warga Desa Sayung, karena harga salep kulit cukup mahal. "Kita gunakan bahan seadanya saja untuk obat," tuturnya.
Lihat Juga :