5 Warga Terseret Banjir Bandang di Naite, NTT, 1 Orang Ditemukan Tewas
Sabtu, 01 Februari 2025 - 09:55 WIB
loading...
Banjir bandang menerjang permukiman warga di Desa Naitae, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Jumat (31/1/2025) pagi. Foto/Ilustrasi/SindoNews
A
A
A
KUPANG - Banjir bandang menerjang permukiman warga di Desa Naitae, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur , pada Jumat (31/1/2025) pagi. Lima warga terseret arus, dan satu orang ditemukan tewas.
Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis dini hari sekitar pukul 03.00 WITA, mengakibatkan luapan sungai Siumate meluap dan merendam sekitar 23 rumah warga.
Air bah yang datang dengan cepat membawa material banjir berupa kayu dan ranting pohon, sehingga menyumbat gorong-gorong Jembatan Siumate, sehingga air meluap dan menghantam permukiman di sekitarnya.
Baca juga: 3 Ruang Kelas SDN Saburaka Belu Ambruk Diterjang Hujan Deras
Warga panik termasuk korban bersama keluarganya dan berusaha menyelamatkan diri. Namun air semakin besar dan menyeret korban bersama keluarga dan rumah miliknya.
Warga yang berusaha melakukan pertolongan tidak berhasil menyelamatkan nyawa korban karena banjir semakin besar. Usai reda, barulah tim SAR serta aparat TNI-Polri serta warga setempat langsung melakukan pencarian dan berhasil menemukan korban namun sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Sedangkan keempat anggota keluarganya berhasil menyelamatkan diri. Kapolres Kupang AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata melalui Kapolsek Fatuleu Ipda David Fangidae mengonfirmasi bahwa lima warga terseret arus akibat derasnya banjir.
Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis dini hari sekitar pukul 03.00 WITA, mengakibatkan luapan sungai Siumate meluap dan merendam sekitar 23 rumah warga.
Air bah yang datang dengan cepat membawa material banjir berupa kayu dan ranting pohon, sehingga menyumbat gorong-gorong Jembatan Siumate, sehingga air meluap dan menghantam permukiman di sekitarnya.
Baca juga: 3 Ruang Kelas SDN Saburaka Belu Ambruk Diterjang Hujan Deras
Warga panik termasuk korban bersama keluarganya dan berusaha menyelamatkan diri. Namun air semakin besar dan menyeret korban bersama keluarga dan rumah miliknya.
Warga yang berusaha melakukan pertolongan tidak berhasil menyelamatkan nyawa korban karena banjir semakin besar. Usai reda, barulah tim SAR serta aparat TNI-Polri serta warga setempat langsung melakukan pencarian dan berhasil menemukan korban namun sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Sedangkan keempat anggota keluarganya berhasil menyelamatkan diri. Kapolres Kupang AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata melalui Kapolsek Fatuleu Ipda David Fangidae mengonfirmasi bahwa lima warga terseret arus akibat derasnya banjir.
Lihat Juga :