Pesta Miras Oplosan di Tasikmalaya Telan 2 Korban Tewas

loading...
Pesta Miras Oplosan di Tasikmalaya Telan 2 Korban Tewas
Pesta Miras Oplosan di Tasikmalaya Telan 2 Korban Tewas. Foto/Asep J
TASIKMALAYA - Dua pemuda di Kota Tasikmalaya , Jawa Barat, tewas setekah pesta miras oplosan. Kedua korban pesta miras bersama tiga teman lainnya yang berlangsung tidak jauh dari rumah mereka.

Korban pesta mirsa memberli alkohol 90 persen yang dibeli secara online dengan dicampur minuman sirup dan obat batuk.

Korban Pung (25), warga Kelurahan Sukanagara, Kecamatan Purbaratu, Tasikmalaya, Jabar, tewas pada Senin (22/2/21) malam. Selanjutnya EDP (17) yang rumahnya bedekatan dengan Pung.

Sedangkan tiga korban selamat yakni EIP (21), YAM (26) dan ANG (17) yang saat ini masih menjalani rawat jalan untuk proses penyembuhan.



Adapun korban Pung, rencananya dalam waktu dekat akan menikah. Namun, semua itu harus terkubur dalam sehingga membuat sang pacar tak kuasa menahan tangis di rumah duka.

Pest bermula saat kelimanya memesan alkohol 90 persen secara online pada Kamis (18/2/21). Usai pesanan datang, mereka kumpul bersama Jumat (18/2/21) sore di tempat kerja Pung.

Selanjutnya mereka mengoplos alkohol dengan minuman yang dicampur sirup, dan obat batuk. Setelah jadi, mereka pun akhirnya menenggak minuman keras tersebut.



Kemudia pada Sabtu (19/2/21) semuanya merasakan pusing, mual, muntah dan buang air besar tanpa henti hingga akhirnya dibawa ke rumah sakit.

Hingga akhirnya satu persatu korban tewas berjatuhan. EDP meninggal Minggu (21/2/21) sore dan jenazahnya langsung dimakamkan hari itu juga.

Baca juga: Resmi Layani Angkutan Kargo, Ridwan Kamil Ingin Ekspor Jabar dan Sebagian Jateng dari BIJB

Sedangkan pada Senin (22/2/21) malam, Pung meninggal di RSUD Dokter Soekardjo dan juga dimakamkan malan itu juga.

Kejadian pesta miras yang menewaskan dua korban ini baru dilaporkan pihak RT setempat pada Selasa (23/2/21) ke Polresta Tasikmalaya dan Polsek Cibereum. Selanjunya polisi mendatangi lokasi kejadian untuk olah TKP.

Baca juga: Gelar Konferensi Internasional, IKA Unpad Hadirkan Formulasi Atasi Pandemi COVID-19

"Korban memesan alkohol secara onlie seharga Rp28 ribu dan selanjutnya mengoplos dengan sirup dan obat batuk," tutur Kapolsek Cibereum AKP Suyitno.
(boy)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top