Resmi Layani Angkutan Kargo, Ridwan Kamil Ingin Ekspor Jabar dan Sebagian Jateng dari BIJB
Selasa, 23 Februari 2021 - 14:40 WIB
loading...
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat melakukan pendantangan di BIJB. Foto/Inin Nastain
A
A
A
MAJALENGKA - BIJB Kertajati Majalengka secara resmi melayani penerbangan angkutan kargo. Ke depan, pergerakan logistik masyarakat Jawa Barat dan Jawa Tengah bagian barat bisa memanfaatkan bandara tersebut.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, saat ini masih banyak aktivitas ekspor masyarakat Jawa Barat dilakukan di Bandara luar Jabar.
"Hari ini saya sebagai Gubernur menandatangani dengan PT Garuda Indonesia. Sekarang ini masih banyak produk di Jawa Barat yang ekspornya masih menggunakan bandara lain," kata gubernur saat penandatanganan naskah kesepakatan bersama Pemprov Jawa Barat dengan PT. Garuda Indonesia Tbk di BIJB Kertajati, Selasa (22/2/2021).
Setelah BIJB resmi melayani angkutan kargo, jelas dia, pihaknya meminta Kadin Jabar agar aktivitas ekspor dialihkan dari bandara luar Jabar ke BIJB. Hal itu sebagai upaya Pemprov dalam memeromosikan layanan baru di BIJB itu.
"Saya juga minta Kadin Jawa Barat untuk menginventarisir pergerakan ekspor yang masih menggunakan ekspor-ekspor di bandara lain untuk dipindahkan ke BIJB, dimulai dari hari ini. Hari ini adalah pembukaannya, nanti aksi-aksi nyatanya akan dilakukan setelah ini. Nanti saya akan monitor setiap bulan," tutur Emil.
Lebih jauh Emil menjelaskan, sasaran pemanfaatan angkutan kargo di BIJB itu tidak hanya untuk masyarakat Jabar saja. Beberapa daerah di Jawa Tengah juga menjadi incaran dari layanan tersebut.
Terkait hal itu, Emil mengaku sudah berkomunikasi dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Adanya andil Pemrpov Jateng dalam hal pendanaan, menjadi salah satu alasan keberadaan BIJB di Majalengka itu untuk melayani masyarakat dari Provinsi tersebut.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, saat ini masih banyak aktivitas ekspor masyarakat Jawa Barat dilakukan di Bandara luar Jabar.
"Hari ini saya sebagai Gubernur menandatangani dengan PT Garuda Indonesia. Sekarang ini masih banyak produk di Jawa Barat yang ekspornya masih menggunakan bandara lain," kata gubernur saat penandatanganan naskah kesepakatan bersama Pemprov Jawa Barat dengan PT. Garuda Indonesia Tbk di BIJB Kertajati, Selasa (22/2/2021).
Setelah BIJB resmi melayani angkutan kargo, jelas dia, pihaknya meminta Kadin Jabar agar aktivitas ekspor dialihkan dari bandara luar Jabar ke BIJB. Hal itu sebagai upaya Pemprov dalam memeromosikan layanan baru di BIJB itu.
"Saya juga minta Kadin Jawa Barat untuk menginventarisir pergerakan ekspor yang masih menggunakan ekspor-ekspor di bandara lain untuk dipindahkan ke BIJB, dimulai dari hari ini. Hari ini adalah pembukaannya, nanti aksi-aksi nyatanya akan dilakukan setelah ini. Nanti saya akan monitor setiap bulan," tutur Emil.
Lebih jauh Emil menjelaskan, sasaran pemanfaatan angkutan kargo di BIJB itu tidak hanya untuk masyarakat Jabar saja. Beberapa daerah di Jawa Tengah juga menjadi incaran dari layanan tersebut.
Terkait hal itu, Emil mengaku sudah berkomunikasi dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Adanya andil Pemrpov Jateng dalam hal pendanaan, menjadi salah satu alasan keberadaan BIJB di Majalengka itu untuk melayani masyarakat dari Provinsi tersebut.
Lihat Juga :