MNC Peduli dan RS TMC Gelar Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing di Tasikmalaya, Warga Antusias
Jum'at, 01 November 2024 - 08:10 WIB
loading...
Sebanyak 13 orang penderita bibir sumbing dan langitan yang berasal dari keluarga kurang mampu di Tasikmalaya menjalani operasi gratis di Rumah Sakit TMC. Foto/iNews TV/Asep Juhariyono
A
A
A
TASIKMALAYA - Sebanyak 13 orang penderita bibir sumbing dan langitan yang berasal dari keluarga kurang mampu di Tasikmalaya, Jawa Barat menjalani operasi gratis di Rumah Sakit TMC.
Bakti sosial yang diadakan oleh RS TMC bekerja sama dengan MNC Peduli dan didukung oleh Smile Train Indonesia ini disambut dengan antusias oleh masyarakat, pada Rabu (30/10/2024).
Baca juga: Kebahagiaan Keluarga Denada Terima Bantuan Operasi Bibir Sumbing dari MNC Peduli
Wakil Direktur Pelayanan Medis RS TMC, dr. Ilham Haryadi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari bakti sosial RS TMC bersama MNC Peduli dan Smile Train Indonesia.
Para pasien didampingi orangtuanya menghadiri acara seremoni pasca-operasi bibir sumbing dan langitan sekaligus menjalani pemeriksaan pasca-operasi oleh tim dokter RS TMC untuk memastikan hasil operasinya maksimal.
"Operasi gratis ini ditujukan bagi mereka yang membutuhkan, terutama dari kalangan kurang mampu di wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya," ujarnya.
Bakti sosial yang diadakan oleh RS TMC bekerja sama dengan MNC Peduli dan didukung oleh Smile Train Indonesia ini disambut dengan antusias oleh masyarakat, pada Rabu (30/10/2024).
Baca juga: Kebahagiaan Keluarga Denada Terima Bantuan Operasi Bibir Sumbing dari MNC Peduli
Wakil Direktur Pelayanan Medis RS TMC, dr. Ilham Haryadi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari bakti sosial RS TMC bersama MNC Peduli dan Smile Train Indonesia.
Para pasien didampingi orangtuanya menghadiri acara seremoni pasca-operasi bibir sumbing dan langitan sekaligus menjalani pemeriksaan pasca-operasi oleh tim dokter RS TMC untuk memastikan hasil operasinya maksimal.
"Operasi gratis ini ditujukan bagi mereka yang membutuhkan, terutama dari kalangan kurang mampu di wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya," ujarnya.
Lihat Juga :