Akhir Bulan Ini ASN dan Jurnalis di Blitar Kebagian Vaksinasi COVID-19
Selasa, 09 Februari 2021 - 17:57 WIB
loading...
Vaksinasi COVID-19 tahap kedua untuk petugas pelayanan publik di Kabupaten Blitar, akan dilaksanakan pertengahan bulan Februari. Foto/Ilustrasi
A
A
A
BLITAR - Vaksinasi COVID-19 tahap kedua untuk petugas pelayanan publik di Kabupaten Blitar baru akan dilaksanakan pertengahan bulan Februari ini. Menurut Juru Bicara Satgas Tim Penanganan COVID-19 Kabupaten Blitar Krisna Yekti, pihaknya mengusulkan 14 ribu vaksin.
Baca juga: Teriakan dan Tangis Histeris Tenaga Kesehatan Warnai Penyuntikan Vaksin COVID-19 di Sikka
"Berdasarkan vidcon (video confrence) dengan Pak Wamen, vaksin akan dikirim pada Minggu kedua dan ketiga bulan Februari," ujar Krisna Yekti kepada wartawan, Selasa (9/2/2021). Penerima vaksinasi tahap dua adalah aparatur sipil negara (ASN).
Di Kabupaten Blitar, kata Krisna Yekti jumlahnya (ASN) mencapai 10 ribu orang. Sasaran vaksinasi yang termasuk tahap dua adalah TNI, Polri serta kelompok jurnalis. Total keseluruhan ada sekitar 14 ribu orang. Khusus jurnalis, menurut Krisna Yekti, pihaknya masih melakukan pendataan.
"Untuk wartawan masih dilakukan pendataan," kata Krisna Yekti. Krisna Yekti juga mengatakan, jumlah 14 ribu vaksin adalah angka yang ia usulkan. Berapa yang akan diterima nanti, Krisna Yekti mengaku belum tahu pasti. "Itu (14 ribu) yang kita usulkan," tambah Krisna Yekti.
Baca juga: Pasuruan Gempar, Sedang Melaju di Depan Pasar Tiba-tiba Motor Matik Terbakar Hebat
Baca juga: Teriakan dan Tangis Histeris Tenaga Kesehatan Warnai Penyuntikan Vaksin COVID-19 di Sikka
"Berdasarkan vidcon (video confrence) dengan Pak Wamen, vaksin akan dikirim pada Minggu kedua dan ketiga bulan Februari," ujar Krisna Yekti kepada wartawan, Selasa (9/2/2021). Penerima vaksinasi tahap dua adalah aparatur sipil negara (ASN).
Di Kabupaten Blitar, kata Krisna Yekti jumlahnya (ASN) mencapai 10 ribu orang. Sasaran vaksinasi yang termasuk tahap dua adalah TNI, Polri serta kelompok jurnalis. Total keseluruhan ada sekitar 14 ribu orang. Khusus jurnalis, menurut Krisna Yekti, pihaknya masih melakukan pendataan.
"Untuk wartawan masih dilakukan pendataan," kata Krisna Yekti. Krisna Yekti juga mengatakan, jumlah 14 ribu vaksin adalah angka yang ia usulkan. Berapa yang akan diterima nanti, Krisna Yekti mengaku belum tahu pasti. "Itu (14 ribu) yang kita usulkan," tambah Krisna Yekti.
Baca juga: Pasuruan Gempar, Sedang Melaju di Depan Pasar Tiba-tiba Motor Matik Terbakar Hebat
Lihat Juga :