Razia Kafe dan Pusat Kerumunan di Sukabumi, Pengunjung Kocar-kacir
Senin, 01 Februari 2021 - 04:10 WIB
loading...
Satgas COVID-19 Sukabumi bersama TNI-Polri saat melakukan razia di kafe dan lokasi kerumunan, Minggu (31/1/2021) malam. Foto: iNews/Indra Firdaus
A
A
A
SUKABUMI - Sejumlah pengunjung kafe kocar-kacir saat mengetahui satgas COVID-19 kota Sukabumi bersama TNI-Polri melakukan razia, dan membubarkan kafe dan lokasi kerumunan yang melanggar aturan jam malam .
Puluhan pengunjung pun langsung dilakukan rapid tes antigen di tempat, demi menekan angka penyebaran COVID-19 . Jika masih melanggar, pemerintah kota akan menutup paksa lokasi tersebut.Dari 75 sampel yang diambil, 10% warga yang dirapid terkonfirmasi reaktif.
Baca juga: Presiden Sebut Jilid Pertama PPKM Tak Efektif, Ganjar Usul Digelar Serentak
Tim satgas kota sukabumi, langsung menindaklanjuti untuk dilakukan isolasi mandiri. Rendahnya disiplin warga dalam menerapkan protokol kesehatan membuat angka kasus COVID-19 di kota sukabumi hingga saat ini tidak bisa dikendalikan.
Total kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 2738, 361 orang isolasi, 2.299 sembuh dan 78 pasien meninggal dunia. Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi mengemukakan, operasi PPKM ini gencar dilakukan setiap hari, untuk menekan angka penyebaran COVID-19 . Pengunjung yang kedapatan melanggar jam malam langsung dilakukan rapid tes antigen.
Puluhan pengunjung pun langsung dilakukan rapid tes antigen di tempat, demi menekan angka penyebaran COVID-19 . Jika masih melanggar, pemerintah kota akan menutup paksa lokasi tersebut.Dari 75 sampel yang diambil, 10% warga yang dirapid terkonfirmasi reaktif.
Baca juga: Presiden Sebut Jilid Pertama PPKM Tak Efektif, Ganjar Usul Digelar Serentak
Tim satgas kota sukabumi, langsung menindaklanjuti untuk dilakukan isolasi mandiri. Rendahnya disiplin warga dalam menerapkan protokol kesehatan membuat angka kasus COVID-19 di kota sukabumi hingga saat ini tidak bisa dikendalikan.
Total kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 2738, 361 orang isolasi, 2.299 sembuh dan 78 pasien meninggal dunia. Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi mengemukakan, operasi PPKM ini gencar dilakukan setiap hari, untuk menekan angka penyebaran COVID-19 . Pengunjung yang kedapatan melanggar jam malam langsung dilakukan rapid tes antigen.
Lihat Juga :