Bajak Kapal Negara Liberia di Perairan Riau, 2 Perompak Ditangkap 6 Buron

loading...
Bajak Kapal Negara Liberia di Perairan Riau, 2 Perompak Ditangkap 6 Buron
Direktur Polisi Air Polda Riau Kombes Eko saat merilis kasus perompakan kapal asing di perairan Riau, Rabu (27/1/2021). Foto: iNews/Banda Harudin Tanjung
PEKANBARU - Direktorat Polisi Air Polda Riau menangkap komplotan perompak yang beraksi membajak kapal kargo. Korban perompakan adalah kapal berbendera Liberia yang membawa onderdil kapal di Perairan Riau.

Direktur Polisi Air Polda Riau Kombes Eko mengatakan, dua bajak laut berhasil ditangkap yakni MSA alias Anto warga Kota Dumai dan H alias Hua warga Kabupaten Bengkalis, Riau. Sementara enam lainnya masih buron. “Mereka merampok di kapal kargo MV Vintage Rider berbendera Liberia. Mereka mengambil sparepart kapal," katanya, dalam rilis kasus, Rabu (27/1/2021).

Baca juga: Aksi Kejar-kejaran dan Suara Tembakan, Warnai Penangkapan Kapal Malaysia di Selat Malaka

Perompakan kapal itu terjadi pada 15 Desember 2020 dini hari di Pelabuhan PT Energi Uggul Persada Kelurahan Lubuk Gaung Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai. Saat kejadian, kapal sedang buang jangkar.

Dengan menggunakan kapal kecil, para perampok ini berhasil menaiki kapal kargo dengan peralatan bambu. Empat orang naik ke kapal kargo sementara lainnya berada di kapal yang mereka tumpangi. Saat di kapal, para perompak menyekap Marin Bajatu yang bertugas menjaga kapal.

Baca juga: KRI Usman Harun Tangkap Kapal Pencuri Ikan Berbendera Taiwan, Berisi 12 Ton Ikan

Dengan senjata tajam, pelaku mengamcam warga negara asing untuk menunjukan dimana penyimpanan sparepart kapal. Setelah menemukan tempat penyimpanan suku cadang kapal, mereka pun menjarahnya.



Saat mereka sibuk menjarah, Marin Bajatu pun berhasil kabur. Dia pun berlari ke bagian ruang emergency dan membunyikan alarm. Mendegar bunyi alarm, para perampok langsung melarikan diri.

Baca juga: Lagi, Gempa Bumi Guncang Dua Daerah, Lampung M5,4 dan Sulteng M3,9

“Setelah melakukan penyelidikan, kita berhasil menyelidiki siapa pelaku dan berhasil menangkapnya. Satu di antara pelaku yakni MSA merupakan resedivis kasus yang sama. Barang kapal yang diambil semua merek Yanmar seperti piston, shaft rocker arm, rocker arm suction plunger assy dan lainnya," tukasnya.
(nic)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top