Pohon Kurma Berbuah Lebat di Ponorogo, Dipercaya Bisa Tingkatkan Kesuburan

loading...
Pohon Kurma Berbuah Lebat di Ponorogo, Dipercaya Bisa Tingkatkan Kesuburan
Sebuah pohon kurma di Pogonorogo, bisa berbuah lebat dan dipercaya warga setempat bisa menyuburkan kandungan. Foto/iNews TV/Ahmad Subkehi
PONOROGO - Sebuah pohon kurma tumbuh dan berbuah lebat di Ponorgo, Jawa Timur. Buah kurma unik ini, dipercaya bisa menyuburkan kandungan. Hal ini membuat ribuan warga mendaftar dan mengantre, hanya untuk mendapatkan buah kurma mentah.

Baca juga: Baik Dikonsumsi saat Puasa, Ini Lima Manfaat Buah Kurma

Pohon kurma unik tersebut, tumbuh di halaman rumah milik Wahyu Eko Widodo di Dusun Bantengan, Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo. Pohon kurma ini sudah berumur 20 tahun dan berbuah sejak empat tahun terakhir.

Karena tergolong tanaman unik dan bisa berbuah, banyak warga berburu buahnya. Buah kurma asal Ponorogo ini dipercaya oleh sejumlah orang, mampu menjadi penyubur kandungan, sehingga membuat warga beramai-ramai berburu buah kurma ini.





Menyiasati agar tidak ada kerumunan, warga yang menginginkan buah kurma gratis ini harus mendaftar terlebih dahulu. Lebih dari dua ribu warga mendaftar, namun hanya 1.400-an yang bisa dilayani, sebab buahnya terbatas.

Baca juga: Tewas Ditembak Saat Bawa Rokok Ilegal, Keluarga Haji Permata Lapor ke Polda



Nur Agustin, salah satu warga mengaku berburu buah kurma muda ini, karena dipercaya bisa menyuburkan kandungan. "Saya sudah menikah delapan tahun dan belum dikaruniai momongan, makanya datang ke sini untuk berburu buah kurma , agar bisa cepat hamil," tuturnya.

Wahyu Eko Widodo mengaku, tidak sengaja menanam pohon kurma ini. Awlanya, ibunya bekerja menjadi tenaga kerja wanita (TKW) di Arab, pulang membawa oleh-oleh buah kurma , biji buah kurma di buang dan tumbuh pohon kurma . Setelah 16 tahun, pohon kurma ternyata berbuah.

Baca juga: Ditinggal Istri dan Anaknya ke Bandung, Pria Lansia di Palembang Tewas Dalam Kamar

"Setahun, pohon ini hanya berbuah sekali. Sejak berbuah empat tahun lalu, buahnya dibagikan gratis kepada warga. Karena jumlahnya terbatas, warga hanya diberi tujuh biji/orang," tuturnya.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top